Publik Minta Dugaan Pungli di Puskesmas Peureulak Segera Diusut

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur, CNN Indonesia.id-
Sorotan publik terhadap dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan Puskesmas Peureulak semakin menguat. Setelah pemberitaan sebelumnya mencuat ke permukaan, masyarakat kini mendesak pemerintah daerah serta instansi pengawas terkait segera turun tangan melakukan pemeriksaan secara serius, objektif, dan transparan.

Masyarakat menilai hingga saat ini belum terlihat adanya langkah tegas maupun penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan pungli yang disebut-sebut telah berlangsung dalam kurun waktu tertentu di lingkungan puskesmas tersebut.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai efektivitas fungsi pengawasan dan pembinaan yang seharusnya dijalankan oleh instansi terkait terhadap unit pelayanan kesehatan di bawah kewenangannya.

Berdasarkan informasi yang berkembang di kalangan tenaga kesehatan, dugaan praktik pungli tersebut disebut-sebut melibatkan oknum internal puskesmas. Sejumlah sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut dugaan tersebut mengarah kepada Kepala Puskesmas berinisial NZ dan Kepala Tata Usaha berinisial FT.

Meski demikian, hingga saat ini informasi tersebut masih sebatas dugaan dan belum terdapat hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.

“Kalau benar ada pungli dan dibiarkan berlarut-larut, ini sangat memalukan. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan kesehatan pemerintah,” ujar salah seorang warga Peureulak yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Menurut masyarakat, persoalan ini tidak dapat dianggap sepele. Dugaan pungli di sektor pelayanan kesehatan dinilai berpotensi mencederai kepercayaan publik terhadap institusi yang seharusnya menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.

Baca Juga:  Silaturrahmi Dengan Warga, Paslon Nomor 3 Kehadiran Selalu Ditunggu

Selain itu, publik juga menyoroti belum adanya langkah terbuka yang menunjukkan proses klarifikasi maupun pemeriksaan internal sejak isu tersebut mencuat ke ruang publik. Kondisi tersebut memicu berbagai spekulasi dan asumsi di tengah masyarakat.

Di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan pemberantasan korupsi, masyarakat berharap setiap dugaan penyimpangan, sekecil apa pun, dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, masyarakat mendesak Inspektorat Kabupaten Aceh Timur untuk segera melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan pungli tersebut. Dinas Kesehatan Aceh Timur juga diharapkan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal guna memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai aturan.

“Jangan tunggu persoalan ini membesar dan menjadi bola liar di tengah masyarakat. Jika memang tidak ada pelanggaran, sampaikan secara terbuka. Namun jika terbukti ada pelanggaran, maka harus ada tindakan tegas sesuai aturan,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.

Masyarakat berharap penanganan persoalan ini tidak berhenti pada klarifikasi formalitas semata, melainkan dibuktikan melalui langkah investigasi yang objektif, profesional, dan transparan demi menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Puskesmas Peureulak maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi dan membuka ruang hak jawab kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan guna memenuhi prinsip keberimbangan sesuai kaidah jurnalistik.

Rasyidin

Berita Terkait

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam Bersama Warga Lanjutkan Rehab RTLH di Palupuh
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam Tinjau Progres Pengerjaan Sasaran TMMD di Jorong Simauang
Bimbel Al Fathia Hadir Kembali, Usung Semangat Baru Wujudkan Generasi Emas
Surat Bupati Mandailing Natal kepada 12 Camat Diduga Menjadi Bumerang di Tengah Maraknya Aktivitas PETI
Satgas TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam Laksanakan Pengecoran Jalan di Jorong Lariang
Satgas TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam Pasang Atap MCK Mushola Nurul Huda Bersama Warga
Dinilai Merendahkan Wartawan, Insan Pers Minta Praktisi Hukum Ikuti Jejak Keteladanan Alm. Adnan Buyung Nasution
Sambut Surveior LAFKI, Direktur RSUD PP. Magretti Lauran Paparkan Peluang Dan Tantangan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:11 WIB

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam Bersama Warga Lanjutkan Rehab RTLH di Palupuh

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:06 WIB

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam Tinjau Progres Pengerjaan Sasaran TMMD di Jorong Simauang

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:54 WIB

Bimbel Al Fathia Hadir Kembali, Usung Semangat Baru Wujudkan Generasi Emas

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:14 WIB

Surat Bupati Mandailing Natal kepada 12 Camat Diduga Menjadi Bumerang di Tengah Maraknya Aktivitas PETI

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:26 WIB

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam Laksanakan Pengecoran Jalan di Jorong Lariang

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:54 WIB

Dinilai Merendahkan Wartawan, Insan Pers Minta Praktisi Hukum Ikuti Jejak Keteladanan Alm. Adnan Buyung Nasution

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:32 WIB

Sambut Surveior LAFKI, Direktur RSUD PP. Magretti Lauran Paparkan Peluang Dan Tantangan

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:40 WIB

Keakraban Satgas TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam dan Warga Terjalin di Sela Waktu Istirahat

Berita Terbaru