Ditemukan Tewas Usai di Terkam Buaya Usai 6 Jam Diseret Buaya ke Dasar Sungai

- Redaksi

Selasa, 11 Juni 2024 - 23:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, cnnindonesia.id
Seorang warga Nagari Sungai Aua, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) ditemukan tewas usai diterkam buaya. Korban tewas usai 6 jam diseret buaya ke dasar sungai.
“Korban bernama Aswandi (32) sudah kita temukan dalam keadaan meninggal dunia. Sebelumnya korban diterkam buaya saat mencari lokan di Sungai Batang Alin,” kata
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasaman Barat Afrizal

Afrizal mengatakan saat korban diterkam buaya disaksikan oleh beberapa temannya. Sementara kejadian yang begitu cepat membuat korban hilang selama 6 jam dibawa buaya ke dasar sungai.

Kejadian jam 12 siang tadi. Saat korban diterkam buaya itu juga disaksikan oleh beberapa temannya. Karena kejadian cepat, korban sempat hilang selama 6 jam sebelum ditemukan meninggal dunia pukul 18.00 WIB di lokasi dilaporkan hilang,” ungkapnya.

Baca Juga:  3 Tim KU Sukses Meraih Kemenangan, IFA Indarung Berjaya di Liga Top Skor Sumbar 2025

Saat ditemukan tubuh korban masih dalam keadaan utuh dan penuh luka-luka. Sementara buaya yang menerkam korban diduga buaya muara.

Tubuh korban saat ditemukan masih dalam keadaan utuh. Namun memang penuh luka-luka. Sementara buaya yang menerkam korban adalah buaya muara. Karena di sana habitat buaya muara,” jelasnya.

Afrizal meminta masyarakat yang masih melakukan aktivitas mencari lokan di beberapa aliran sungai di Pasaman Barat untuk meningkatkan kewaspadaannya. Menurutnya di beberapa sungai di Pasaman Barat masih banyak binatang buasnya.

“Kita terus mendorong masyarakat untuk terus hati-hati dan meningkatkan kewaspadaannya. Karena di Pasaman sungainya masih banyak binatang buas seperti buaya,” tutupnya.

(Detik)

 

Berita Terkait

Seminar Edukasi Publik, Perkuat Kesadaran Hukum dan Integritas Peradilan, Mahasiswa Hukum UPN Menjadi Generasi Hukum Berintegritas
Bupati Ricky Jauwerissa Berhasil Amankan 13 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tanimbar
Korwil XII Dinas Pendidikan Bersama Camat Lingga Bayu Gelar Pawai Akbar Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Progres Pembangunan KDMP Nagari Malalak Selatan Capai Hampir 80 Persen, Diharapkan Segera Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Alek Batagak Pangulu Nagari Kamang Hilia 2026, Angkat 43 Pangulu Baru
Direktur IT BPJS Kesehatan Sosialisasikan Prolanis untuk Semua Usia pada Kegiatan Jam Gadang Fun Run
Progres 40 Persen, Irigasi D.I Sicaung Selamatkan Rumah dan Kedai Warga Sicincin dari Banjir Langganan
Babinsa Koramil 16/Batang Natal Amankan Dan Ikuti Rangkaian Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H Di Lingga Bayu
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:56

Seminar Edukasi Publik, Perkuat Kesadaran Hukum dan Integritas Peradilan, Mahasiswa Hukum UPN Menjadi Generasi Hukum Berintegritas

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:32

Bupati Ricky Jauwerissa Berhasil Amankan 13 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tanimbar

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:09

Korwil XII Dinas Pendidikan Bersama Camat Lingga Bayu Gelar Pawai Akbar Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:07

Progres Pembangunan KDMP Nagari Malalak Selatan Capai Hampir 80 Persen, Diharapkan Segera Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:09

Alek Batagak Pangulu Nagari Kamang Hilia 2026, Angkat 43 Pangulu Baru

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:37

Progres 40 Persen, Irigasi D.I Sicaung Selamatkan Rumah dan Kedai Warga Sicincin dari Banjir Langganan

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:40

Babinsa Koramil 16/Batang Natal Amankan Dan Ikuti Rangkaian Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H Di Lingga Bayu

Senin, 15 Juni 2026 - 08:27

Polres Mandailing Natal Gelar Bakti Kesehatan Dan Donor Darah Gratis, Meriahkan HUT Bhayangkara ke 80

Berita Terbaru