16 Saksi Sudah di Periksa, Terkait Terbakarnya Rumah Wartawan Karo, Begini Kata Salah Satunya!

- Redaksi

Rabu, 3 Juli 2024 - 00:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARO ( SUMUT ) CNN INDONESIA.ID
Insiden rumah terbakar milik wartawan Rico Sempurna Pasaribu wartawan yang terbakar tempo lalu, kini masuk dalam tahap pemeriksaan saksi. Adapun saksi yang dimintai keterangannya sebanyak 16 saksi.

Berdasarkan 16 saksi tersebut, diketahui ada beberapa saksi yang menjadi saksi kunci dalam insiden kebakaran rumah wartawan tersebut.

Menurut Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Ada lebih dari 16 saksi yang sudah dimintai keterangan.

“Ada lebih dari 16 saksi yang sudah dimintai keterangan. Kemudian proses terkait autopsi juga sudah dilakukan,” kata Hadi.

Namun, Kabid Humas Polda Sumut tidak merinci siapa saja yang diperiksa akan tetapi dirinya memastikan sudah memeriksa saksi kunci dalam kasus ini.

Masih kata Hadi, saat ini proses penyelidikan masih berjalan. Sementara, hasil autopsi secara keseluruhan masih menunggu.

“Kita tunggu hasil autopsi secara utuh dari Labfor, kemudian RS Bhayangkara,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi salah satu saksi yang dimintai keterangan di Mapolres Tanah Karo, S (40), pekerja rumah makan, mengatakan bahwa dirinya benar untuk dipanggil sebagai saksi dan dimintai keterangan.

“Saya dipanggil ke Mapolres Tanah Karo untuk dimintai keterangan atas insiden terbakarnya rumah wartawan yang meninggal dunia bersama dengan istri, anak, dan cucunya” kata S, di Mapolres Tanah Karo pada wartawan Selasa (02/07/2024).

Baca Juga:  Bupati Sampang Lepas Calon Jamaah Haji

Selanjutnya saat ditanyai, dirinya mengatakan, bahwa ketika insiden kebakaran itu terjadi dia masih melihat api yang sudah melalap setengah daripada rumah.

” Waktu kejadian itu bang, saya masih melihat masih setengah rumah/warung itu terbakarnya. Namun, saya curiga tidak ada yang keluar dari TKP tersebut. Meski begitu saya memang mendengar suara teriakan, tapikan aneh bang, jarak dari tempat tidur mereka dengan pintu keluar hanya berjarak 3 Meter, tapi tidak ada yang berhasil selamat.” ungkap S.

Tambahnya, ” saya melihat api pertama kali muncul dari arah steling, dekat tiang listrik” ujar S.

Berdasarkan hal tersebut dan sudah saling kenal dengan korban kebakaran tersebut, S, kerap merasa takut dan terus terbayang wajah korban setiap melintasi TKP.

Adapun saksi lain yang dikonfirmasi pria berinisial JP (24), pekerja panglong, mengatakan bahwa dirinya juga mengetahui saat insiden terjadi.

“Saya pertama kali tau atas asap yang sudah masuk ke mes saya bang. Jarak TKP dengan mes saya bersebelahan, dan mes saya juga terkena sedikit” ujar JP di Mapolres Tanah Karo Selasa, (02/072024).

Namun saat ditanyai lebih lanjut, JP tidak dapat memberi keterangan lebih lanjut pada wartawan.

(Ze-50)

Berita Terkait

Polsek Lingga Bayu Intensifkan Himbauan Stop PETI di Eks M3 Tapus, Warga Diminta Patuhi UU Minerba
Madina Jangan Hanya Jadi Penonton”: Publik Soroti Lemahnya Visi Industri dan Arah Ekonomi Daerah
PATHIL FC Menang Tipis 1-0 atas Saroha FC di Turnamen Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat 2026
Kato Nan Ampek dan Pragmatik Inggris: Saat Anak Nagari Belajar Seni Berkomunikasi
Khaidir Nst, SH., A.Ptnh, angkat bicara Terkait Eks BPN Madina
Normalisasi Batang Anai Anduriang Dibahas di Rapat Paripurna, Bunda Endarmy Temui Wagub Vasko Ruseimy
Bertemu Wali Kota Wesly, Pimpinan IPK dan PP Sepakat Jaga Kondusivitas, Dukung Pemerintahan, dan Tingkatkan Toleransi di Pematangsiantar
Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Wilayah Tombang Mulai Menuai Sorotan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:38

Polsek Lingga Bayu Intensifkan Himbauan Stop PETI di Eks M3 Tapus, Warga Diminta Patuhi UU Minerba

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:12

Madina Jangan Hanya Jadi Penonton”: Publik Soroti Lemahnya Visi Industri dan Arah Ekonomi Daerah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:10

PATHIL FC Menang Tipis 1-0 atas Saroha FC di Turnamen Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:14

Kato Nan Ampek dan Pragmatik Inggris: Saat Anak Nagari Belajar Seni Berkomunikasi

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:07

Khaidir Nst, SH., A.Ptnh, angkat bicara Terkait Eks BPN Madina

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:56

Bertemu Wali Kota Wesly, Pimpinan IPK dan PP Sepakat Jaga Kondusivitas, Dukung Pemerintahan, dan Tingkatkan Toleransi di Pematangsiantar

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:02

Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Wilayah Tombang Mulai Menuai Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:14

Kantor Imigrasi Agam Proses Deportasi WNA Malaysia Usai Jalani Hukuman Narkotika

Berita Terbaru