Tingkatkan Kapasitas Sumberdaya Manusia, Dinas P3PPKB Laksanakan Pelatihan Manajemen Kasus dan PFA

- Redaksi

Jumat, 16 Agustus 2024 - 13:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, CNN Indonesia.id – 16/8/2024 Dalam rangka meningkatkan sumberdaya manusia Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak ( P3APPKB ) Kota Bukittinggi melaksanakan kegiatan  Pelatihan manajemen penanganan kasus dan Psychological First Aid (PFA) bagi perempuan dan anak korban kekerasan selama 2 hari Rabu dan Jumat / 14 &16 Agustus 2024 Grand Hotel Bunda lantai 2, yang beralamat di jln Ahmad Karim Benteng Pasar Atas dengan di hadiri narasumber Zakwan Adri M.Psi.,Psikolog dan di buka secara resmi oleh Kabid P3APPKB Nauli Handayani SKM,Msi.

Dengan dilakukan  pelatihan pertolongan psikologis pertama bagi korban kekerasan sebagai bekal bagi Perlindungan Perempuan Dan Anak ( PPA) diharapkan pelatihan ini dapat mengoptimalkan peran  Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) sebagai pendamping masyarakat dalam penanganan pertama kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Bukittinggi.

Peserta pelatihan ini yang di ikuti dari Kabid UPTD PPA,PUSPAGA, Kanit penyidik PPA Polresta,kejaksaan negeri.aktifis PATBM , Satgas PPA kecamatan.serta Peksos kotaBukittinggi.
hari pertama pelatihan hingga hari kedua Zakwan Ardi menyampaikan penanganan kasus terhadap perempuan dan anak korban kekerasan bahwa, pertolongan pertama psikologis atau Psychological First Aid adalah rangkaian tindakan yang diberikan kepada seseorang untuk menguatkan kondisi psikisnya saat menghadapi peristiwa traumatis, sekaligus para peserta yang hadir dapat melakukan edukasi terkait penerapan kode etik perlindungan dari kekerasan eksploitasi seksual.

Dengan pelatihan ini dimaksudkan bagaimana sebagai petugas kita dapat memberikan rasa aman, nyaman dan bebas dari segala bentuk kekerasan, serta memberikan perlindungan kepada korban kekerasan seksual.

Baca Juga:  Kembali Salurkan Bantuan, ‎Bupati Taput Serahkan Bantuan Kemensos RI Senilai Rp2,9 Miliar bagi Korban Bencana Hidrometeorologi

Selain itu pelatihan pendampingan korban TPPO, memberikan pemahaman terhadap korban serta pelaku dalam tindak pidana TPPO sehingga dapat memberikan penanganan yang tepat bagi korban,” jelasnya.

Zakwan Ardi M,Pai., Psikolog menjelaskan bagaimana peran kita semua sebagai masyarakat dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak. “.

Melalui pelatihan yang di dapatkan hari ini, diharapkan para peserta, bisa menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Kota Bukittinggi untuk bersama-sama memberikan perhatian pada upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan, anak dan TPPO.

“Dan apabila menemukan kasus di masyarakat agar segera melaporkannya ke UPTD PPA Kota Bukittinggi sehingga korban dapat didampingi, ditangani lebih cepat dan tepat”. ucapnya .

PFA sendiri merupakan bentuk pertolongan pertama psikologis yang bisa dilakukan oleh para relawan ketika mendampingi seseorang di saat membutuhkan bantuan psikologis.

Tujuan dari pelatihan ini juga untuk meningkatkan kompetensi deteksi dini tentang masalah kesehatan mental, dengan cara menyadari dan melakukan deteksi kepada diri sendiri, sebelum terjun mendampingi klien.

Kepala bidang hak anak yang di wakili analis kebijakan ahli muda Emmalia Yuli Irawanti S.Psi,.psikolog anak beliau berharap , bagi peserta yang mengikuti diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan nilai dan keterampilan dalam melakukan manajemen kasus.

“Yaitu mampu memberikan tindakan dan menguatkan kondisi psikis korban dalam menghadapi peristiwa traumatis, dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada korban kekerasan seksual, serta mampu memberikan pendampingan dan penanganan kasus korban TPPO,”

(Rika)

Berita Terkait

Progres 75%! Bendungan Irigasi Banda Pisang Korong Padang Lapai Ditarget Rampung Pekan Depan
Tinggal 20 Hari Lagi! Jembatan Gantung Sipisang-Sipinang 80% Rampung, Warga Korong Sipinang Sambut Harapan Baru
Seminar Edukasi Publik, Perkuat Kesadaran Hukum dan Integritas Peradilan, Mahasiswa Hukum UPN Menjadi Generasi Hukum Berintegritas
Bupati Ricky Jauwerissa Berhasil Amankan 13 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tanimbar
Korwil XII Dinas Pendidikan Bersama Camat Lingga Bayu Gelar Pawai Akbar Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Progres Pembangunan KDMP Nagari Malalak Selatan Capai Hampir 80 Persen, Diharapkan Segera Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Alek Batagak Pangulu Nagari Kamang Hilia 2026, Angkat 43 Pangulu Baru
Direktur IT BPJS Kesehatan Sosialisasikan Prolanis untuk Semua Usia pada Kegiatan Jam Gadang Fun Run
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:57

Progres 75%! Bendungan Irigasi Banda Pisang Korong Padang Lapai Ditarget Rampung Pekan Depan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:08

Tinggal 20 Hari Lagi! Jembatan Gantung Sipisang-Sipinang 80% Rampung, Warga Korong Sipinang Sambut Harapan Baru

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:56

Seminar Edukasi Publik, Perkuat Kesadaran Hukum dan Integritas Peradilan, Mahasiswa Hukum UPN Menjadi Generasi Hukum Berintegritas

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:32

Bupati Ricky Jauwerissa Berhasil Amankan 13 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tanimbar

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:09

Korwil XII Dinas Pendidikan Bersama Camat Lingga Bayu Gelar Pawai Akbar Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:09

Alek Batagak Pangulu Nagari Kamang Hilia 2026, Angkat 43 Pangulu Baru

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:54

Direktur IT BPJS Kesehatan Sosialisasikan Prolanis untuk Semua Usia pada Kegiatan Jam Gadang Fun Run

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:37

Progres 40 Persen, Irigasi D.I Sicaung Selamatkan Rumah dan Kedai Warga Sicincin dari Banjir Langganan

Berita Terbaru