Optimasi MP-ASI melalui Inovasi Kelas Gizi

- Redaksi

Jumat, 4 Oktober 2024 - 01:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, CNN Indonesia.id – Program Kelas Gizi dirancang untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan masyarakat dalam penerapan pola makan sehat, dalam hal ini adalah pemberian Makanan Pendamping ASI (MP ASI).

Program ini tidak hanya berfokus pada penyampaian pengetahuan, tetapi juga pada perubahan perilaku dan penerapan asupan gizi yang tepat oleh keluarga dan kader kesehatan, seperti kader posyandu dan anggota Tim Penggerak PKK.

Melalui pendekatan interaktif dan praktik langsung, Kelas Gizi yang digagas oleh Tim Fakultas Kedokteran UNP yang terdiri dari Dr. dr. Zuhrah Taufiqa, M.Biomed, dr. Benny Alexander Maisa, M.Biomed, dan Dr. Ricvan Dana Nindrea, SKM., M.Kes, FRSPH, bersama mahasiswa merancang pelatihan kepada para peserta tentang cara menyusun menu MP ASI bergizi seimbang dan praktis dengan bahan lokal yang mudah dijangkau.

Penggunaan media visual, seperti food model dan demo tekstur MP ASI memudahkan peserta untuk memahami komposisi gizi yang tepat dan cara mengolah makanan bergizi. Dengan dukungan teknologi digital, program ini juga memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi gizi harian, tips praktis, serta konsultasi daring, sehingga edukasi gizi dapat diakses oleh lebih banyak masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Monev Pengelolaan Pengaduan Tingkatkan Kinerja Pengamanan serta Tindak Lanjut melalui Surat dan Tatap Muka

Keterlibatan kader posyandu dan komunitas PKK yang didukung penuh oleh pemangku kebijakan setempat, sangat penting dalam keberhasilan program Kelas Gizi.

Kader dilatih secara khusus untuk menjadi agen perubahan di tingkat masyarakat. Mereka tidak hanya berperan dalam memberikan edukasi, tetapi juga dalam memastikan bahwa informasi yang disampaikan dapat diterapkan oleh setiap keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

Inovasi ini memungkinkan kader untuk mendampingi keluarga dalam menyusun pola makan seimbang, memantau perkembangan gizi anak, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya perbaikan gizi.

Selain itu, Kelas Gizi berfungsi sebagai ruang diskusi yang memungkinkan masyarakat berbagi pengalaman dan solusi dalam mengatasi tantangan gizi, termasuk mengoptimalkan penggunaan bahan lokal yang bernutrisi tinggi namun ekonomis.

Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan tentang gizi, tetapi juga membangun kesadaran kolektif untuk memperbaiki praktik asupan gizi di tingkat keluarga.

Dengan fokus pada perubahan perilaku dan penerapan gizi yang lebih baik, Kelas Gizi diharapkan dapat memberikan perbaikan dalam pemberian MP ASI yang tepat bergizi seimbang sehingga berdampak pada penurunan angka stunting.

(*)

Berita Terkait

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir
Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan
Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang
Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan
Jalan Elak dan Gedung Kantor Bupati Aceh Timur Dilaporkan ke Kejari
Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan
Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir

Senin, 16 Maret 2026 - 09:23

Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan

Senin, 16 Maret 2026 - 03:49

Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang

Senin, 16 Maret 2026 - 02:46

Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:48

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:54

Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:52

Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:51

DPRD Madina Diuji: Berani Bela Tanah Ulayat atau Diam di Balik Meja Kekuasaan

Berita Terbaru