ORBITUARI H. M. YUSUF RANGKUTI , SH.

- Redaksi

Jumat, 28 Maret 2025 - 06:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Sumut, CNN Indonesia.Id
Seorang Politisi Intellectual dimasa Penjajahan dan Pasca Kemerdekaan Indonesia. H. M. YUSUF RANGKUTI , SH.

Tano Sere Mandailing melahirkan banyak orang – orang Pergerakan serta dimasa Pasca Kemerdekaan juga melahirkan Para Aktivis – Aktivis Kampus yang handal dan berkwalitas.

Salah satu Putra Terbaik Mandailing itu adalah: Mantan REKTOR UNIVERSITAS ISLAM MEDAN ( UISU ) atau tak asing bagi warga Sumatera Utara dengan sebutan UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA yang digagas oleh : juga Putra Putra Mandailing Natal ( MADINA) JENDERAl BESAR H. Abdul Haris Nasution.

Perjalanan hidup dari M. Yusuf Rangkuti , SH. ini banyak yang belum kenal dan memahaminya sepak terjang beliau dulu. Mungkin dikalangan Aktivis seangkatannya dia dinobatkan sebagai “ GURU POLITIK “ bagi adik – adik nya di Medan pada masa Orde Baru. Terlebih ia nya memberikan Rumah nya di MEDAN kawasan Sei Mati Gg. Budiman tempat berkumpulnya anak – anak dari Tano sere MANDAILING (Tanah Emas Mandailing) yang sedang berkuliah di berbagai Kampus yang ada untuk berdiskusi . Wadah yang di lahirkan nya itu diberi Nama : HIMPUNAN MAHASISWA WILLEM ISKANDER ( Mengambil Nama seorang Tokoh / Pejuang Pendidikan) di Tano Mandailing , bahkan nama tersebut sangat dikenal sebelum Ki Hajar Dewantara lahir sebagai Pejuang Pendidikan Indonesia. Ada Penjajah Belanda sampai sampai “ Menakuti “ sosok ini sebagai Pencerdas dan Pencerah anak – anak Mandailing bahkan Anak – anak Indonesia.

Justeru itulah M. Yusuf Rangkuti terlahir dari hasil dari “ Auf Klarung” ( Pencerahan ) Willem Iskander ini dimasa itu.

Sosok M. Yusuf Rangkuti ini memang sosok panutan bagi anak anak Generasi Muda yang lagi mengenyam Pendidikan di kala itu, salah satu yang membuat ketertarikan adik – adik nya pada beliau adalah : Orang yang berani mengatakan KEBENARAN DAN KEJUJURAN ( sesuai dengan Ajaran Agama Islam ). Dia merupakan orang yang memegang Teguh PRINSIP DAN DISIPLIN dalam mengarungi kehidupan, sedangkan Pola kehidupannya SEDERHANA DAN BERSAHAJA.

Baca Juga:  Pj. Bupati Langkat Faisal Hasrimy Lepas Ribuan Guru dalam Gerak Jalan Santai HUT PGRI ke-79

Banyak teman – teman nya seangkatan di Medan pada masa itu seperti Alm. H. Rotim Nasution ( Putra Batang Natal ), Salimin , Alm H. Amir hasan Lubis ( Putra Hutapungkut ) , Adamsyah seorang Pembela dibidang Hukum kala itu ( Putra Lancat Tapus ) daerah Kabupaten Mandailing Natal (MADINA) sekarang. Bahkan banyak lagi di Indonesia ini sebagai teman sejawat – sejawat nya , termasuk Alm. Bengawan Ekonomi Prof. DR. Soemitro Djojohadikusumo (orangtua dari Presiden RI saat ini ) Prabowo Subianto yang merupakan kerabat dekat beliau.

Dikalangan rekan – rekan itu Ianya lebih dikenal dengan namanya “ DUKUN TAKONO”, apa arti dan maksud nya hanya rekan – rekan sejawatnya lah yang tahu akan istilah tersebut.

Mereka ini semuanya adalah : orang orang yang sudah terpatri ajaran – ajaran SOSIALISME KERAKYATAN YANG RELIGIUS yang didirikan Bung Sutan SYAHRIR putra Natal Kabupaten Madina.

Oleh karenanya tak heran bagi mereka kala itu untuk menjadi seorang manusia yang BERADAB itu harus memenuhi persyaratan : MEMEGANG TEGUH PRINSIP AKAN KEHIDUPAN , BERINTEGRITAS TINGGI , MENJUJUNG TINGGI AKAN HUMANITY / Kemanusiaan , Menjaga MORALITAS , Pendidikan yang BERKWALITAS.

Justeru itulah , jika saat ini kader – kader M. Yusuf Rangkuti di kalangan Aktivis – Aktivis Kampus tahun : 70 an maupun lainnya masih memegang teguh Prinsip dan Morality yang tinggi , itu merupakan hal yang sangat ditanamkan ke sanubari mereka mereka sebagai modal dasar Perjuangan yang hakiki.

Begitulah sekilas tentang perjalanan hidup dari Bung M. Yusuf Rangkuti, SH. sang Mantan Rektor UISU tersebut dan masih banyak lagi yang belum diungkapkan disini. Namun ianya dapat diberi Gelar Kehormatan PENDEKAR RAKYAT MANDAILING dibidang Pendidikan Politik dan Seorang INTELECTUAL RELIGIUS sejati , bahkan bisa diberikan GELAR JUGA SEORANG BAPAK PENCERAHAN BANGSA, terkhusus Tano SERE MANDAILING ( MANDAILING AUF KLARUNG).

By H. Syahrir Nasution. Gelar Sutan Kumala Bulan. S.E. MM

Managing Director : POLITICAL & ECONOMIC CONSULTING INSTITUTE – Indonesia ( PECI – Indonesia ).

Berita Terkait

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April
Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG
Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK
Kunker Bupati Tapanuli Utara di Kecamatan Parmonangan, Perkuat Pelayanan dan Pemulihan Pascabencana di Wilayah Terpencil
Warga Aceh Timur Blokade Perkebunan Sawit, Negara Diuji di Lapangan
Idul Fitri1447 H Momentum Memperkuat Iman
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Kamis, 16 April 2026 - 06:09

Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Rabu, 15 April 2026 - 13:41

Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG

Rabu, 15 April 2026 - 03:46

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK

Selasa, 14 April 2026 - 07:29

Warga Aceh Timur Blokade Perkebunan Sawit, Negara Diuji di Lapangan

Senin, 13 April 2026 - 08:34

Idul Fitri1447 H Momentum Memperkuat Iman

Senin, 13 April 2026 - 07:22

Kami Sudah Minta Tolong”: Anak Meninggal, Keluarga Soroti Penanganan di Puskesmas Mesjid Raya Aceh Besar

Berita Terbaru