Werembinan Akui , Perkawinan Anak Dibawah Umur di Tanimbar Memprihatinkan

- Redaksi

Senin, 14 April 2025 - 15:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saumlaki, Maluku, CNN Indonesia.id-
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Elisabeth.I. Werembinan SE.MT akui sangat prihatin terhadap perkawinan anak dibawah umur yang terjadi hampir disetiap desa didaerah berjuluk Bumi Duan Lolat ini.

Hal ini dikatakannya terkait perkawinan anak dibawah umur yang dijumpai di hampir semua desa di daerah ini bahkan merupakan perkawinan yang direstui oleh orang tua bahkan pemerintah setempat.

Kepada media ini Senin (14/4/2025) Werembinan menyatakan keprihatinan yang mendalam atas kasus kawin muda yang menurutnya sangat bertentangan dengan Undang-undang perlindungan perempuan dan anak bahkan terkesan merupakan anggapan lama yang masih dipraktekan hingga saat ini.

Dengan demikian, melalui program RT Mandiri yang telah dicanangkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Ricky Jauwerissa dan dr.Juliana Ratuanak dapat memberikan edukasi serta pengawasan terhadap kasus-kasus dimaksud dapat diminimalisir sedini mungkin sehingga kedepan tidak lagi terjadi.

Baca Juga:  Pj. Bupati KKT Kukuhkan 30 Paskibra Siap Untuk Sukseskan Tugas Negara

” Melalui program RT Mandiri yang merupakan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati yang didalamya juga menyoroti peran pemberdayaan perempuan dan anak, dihingga kita bisa dengan mudah dapat memberikan edukasi serta pembinaan kepada orang tua agar peduli dengan perlindungan perempuan dan anak, ungkapnya.

Selain itu lanjut Werembinan, dengan adanya program RT mandiri maka dapat menjadi bahan khusus untuk mensosialisasikan program P3AP2KB dimasyarakat terutama kepada orang tua agar lebih memperhatikan anak-anak sehingga tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yang akhirnya dapat menimbulkan hal yang tidak diinginkan bersama.

Ditambahkan bahwa, perkawinan dini adalah perkawinan yang sangat beresiko tinggi terutama kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang saat ini sangat rentan terjadi pada rumah tangga baru terutama mereka yang menikah pada usia muda, selain itu faktor kesehatan ibu juga menjadi yang tidak bisa terlepas dari resiko menika dibawah umur.
(AM).

Berita Terkait

RSUD Magretty Lauran Resmi Beroperasi, Era Baru Layanan Kesehatan Tanimbar
Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi
Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI
Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah
Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”
Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:48

RSUD Magretty Lauran Resmi Beroperasi, Era Baru Layanan Kesehatan Tanimbar

Minggu, 19 April 2026 - 07:15

Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:05

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil

Sabtu, 18 April 2026 - 13:00

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil

Jumat, 17 April 2026 - 14:36

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

Jumat, 17 April 2026 - 08:20

Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”

Jumat, 17 April 2026 - 01:03

Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Berita Terbaru