Tradisi Manampuang Pembagian Daging Kurban di Jorong Sitingkai, Makna Nilai Keadilan Bermasyarakat

- Redaksi

Jumat, 6 Juni 2025 - 14:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sitingkai, Sumatera Barat, CNN Indonesia.id – Tradisi “Manampuang”, sebuah warisan budaya yang kaya nilai sosial, kembali dilaksanakan dalam momen Hari Raya Idul Adha di Jorong Sitingkai. Tradisi ini merupakan cara masyarakat setempat dalam membagikan daging kurban secara adil dan merata kepada seluruh warga, tanpa memandang status sosial dan ekonomi.

Sejak pagi hari, suasana di Jorong Sitingkai terlihat ramai. Warga secara bergotong-royong memotong hewan kurban, menimbang, hingga membungkus daging untuk didistribusikan. Dalam proses ini, nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan sangat terasa, mencerminkan semangat kolektif masyarakat Minangkabau.

Tradisi Manampuang sendiri tidak sekadar membagikan daging kurban. Di dalamnya terkandung makna nilai keadilan dan musyawarah. Setiap kepala keluarga mendapatkan bagian yang telah ditakar secara merata berdasarkan kesepakatan bersama. Tidak ada yang merasa lebih atau kurang, semua mendapatkan hak yang sama sebagai bagian dari komunitas yang saling menghargai.

Menurut tokoh adat setempat, Manampuang merupakan bentuk nyata dari prinsip “adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah”, yang artinya adat didasari oleh syariat Islam. Melalui tradisi ini, masyarakat tidak hanya melestarikan budaya leluhur, tetapi juga mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga:  Terbukti Hilangkan Barang Bukti Bawaslu KKT Pecat Ketua Panwascam Selaru

Lebih dari sekadar ritual tahunan, Manampuang menjadi simbol keadilan sosial yang menjunjung tinggi kebersamaan dan pemerataan. Nilai-nilai ini terus dijaga dan diajarkan kepada generasi muda, agar tetap menjadi bagian dari identitas budaya Jorong Sitingkai.

Dengan semangat Idul Adha, tradisi ini mempererat tali silaturahmi antarwarga dan memperkuat solidaritas sosial yang menjadi pondasi kokoh kehidupan bermasyarakat.

Meski zaman terus berkembang, masyarakat Jorong Sitingkai tetap menjaga keaslian proses Manampuang tanpa tersentuh modernisasi berlebihan. Alat-alat tradisional seperti timbangan gantung masih digunakan untuk menakar daging secara manual. Hal ini bukan tanpa alasan — bagi masyarakat setempat, menjaga cara-cara lama adalah bagian dari menghormati nilai-nilai leluhur yang telah mengajarkan pentingnya ketelitian dan kejujuran.

Anak-anak dan remaja pun turut dilibatkan dalam kegiatan ini. Mereka diajarkan cara menghormati adat, bekerja sama, serta pentingnya berbagi kepada sesama. Ini menjadi momen edukatif yang tidak hanya mempererat hubungan antar-generasi, tetapi juga menanamkan rasa tanggung jawab sosial sejak dini. Dengan begitu, nilai-nilai luhur Manampuang tetap hidup dan berkembang bersama waktu.

(Zul)

Berita Terkait

Bunda Endarmy Menyuarakan Aspirasi Masyarakat: Jembatan Bailey Anduriang Kayu Tanam di Ruang Paripurna DPRD Sumbar
Putra Batang Natal Angkat Suara: H. Syahrir Nasution Apresiasi Desakan Percepatan Perbaikan Jalan Provinsi
Bupati JTP Hutabarat: Perempuan Adalah Fondasi Keberhasilan Keluarga dan Pembangunan
Dihadapan Gubernur Sumbar YTPK IASMA 1 Landbouw Nyatakan Terus Bergerak
Negara di Ujung Jurang? Pemerintahan Prabowo Dihantam Alarm Kebangkrutan, Rakyat Diminta Jangan Diam
Pembayaran UP3 Adalah Kewajiban Ini Kerja Nyata Bukan Proyek Mangkrak
Khatam Al-Qur’an dan Pelepasan 210 Siswa Kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal Berlangsung Khidmat dan Meriah
18 Tahun Menanti Hak Tanah, Warga Transmigrasi Kapas I Tagih Ketegasan Pemerintah
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 05:46

Bunda Endarmy Menyuarakan Aspirasi Masyarakat: Jembatan Bailey Anduriang Kayu Tanam di Ruang Paripurna DPRD Sumbar

Kamis, 30 April 2026 - 02:55

Putra Batang Natal Angkat Suara: H. Syahrir Nasution Apresiasi Desakan Percepatan Perbaikan Jalan Provinsi

Rabu, 29 April 2026 - 12:59

Bupati JTP Hutabarat: Perempuan Adalah Fondasi Keberhasilan Keluarga dan Pembangunan

Selasa, 28 April 2026 - 14:36

Dihadapan Gubernur Sumbar YTPK IASMA 1 Landbouw Nyatakan Terus Bergerak

Selasa, 28 April 2026 - 09:21

Negara di Ujung Jurang? Pemerintahan Prabowo Dihantam Alarm Kebangkrutan, Rakyat Diminta Jangan Diam

Selasa, 28 April 2026 - 04:27

Khatam Al-Qur’an dan Pelepasan 210 Siswa Kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal Berlangsung Khidmat dan Meriah

Senin, 27 April 2026 - 14:04

18 Tahun Menanti Hak Tanah, Warga Transmigrasi Kapas I Tagih Ketegasan Pemerintah

Senin, 27 April 2026 - 04:04

Bupati Taput Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX

Berita Terbaru