Medan, Sumut, CNN Indonesia.Id
H.Syahrir Nasution Gelar Sutan Kumala Bulan tokoh masyarakat SUMUT Mandailing kepada awak media (17/06/2025),
” Saya masih tetap mengenang dan Mengingat Pahlawan Nasional MR. SM . AMIN NASUTION ( Krueng Raba ), kebetulan ada kaitan kerabat keluarga kami sebagai Bapak Tua saya. Beliau sangat dihargai dan dihormati bagi RAKYAT ACEH. Jangan Kau RUSAK HARGA DIRI MARGA NASUTION akibat dari KERAKUSAN BIRAHI NAFSU DUNIAMU”.
Sutan Mohammad Amin Nasution adalah seorang Pahlawan nasional Indonesia yang lahir pada 22 Februari 1904 di Lhoknga , Aceh Besar . Beliau memiliki latar belakang sebagai pengacara dan politikus yang berperan penting dalam sejarah pergerakan kemerdekaan.
Karir dan perjuangan
* Menjadi Gubernur Sumatera Utara pertama setelah kemerdekaan Indonesia dan menjabat sebagai Gubernur Riau pertama.
* Aktif dalam organisasi Pemuda seperti Jong Sumatranen Bond dan Pemuda Indonesia serta menjadi salah satu pendiri Organisasi Pemuda Indonesia.
* Mengobarkan anti Kolonialisme melalui Kongres PUSA tahun 1940 di Aceh dan menerbitkan majalah ” Penjuluh Rakyat” untuk membangkitkan nasionalisme.
* Menjadi Kepala Sekolah Menengah atau Syu Gakko” di Kutaraja (Aceh ) pada tahun 1942 dan menanamkan benih – benih nasionalisme di kalangan siswa.
Kiprah sebagai Gubernur
* Mencetak Uang daerah untuk provinsi Sumatera Utara, yaitu uang Republik Indonesia untuk Sumatera Utara, (URIPSU), sebagai simbol perlawanan terhadap sistem moneter Belanda.
* Menghadapai tantangan siparatisme dan konflik di Aceh, termasuk deklarasi Aceh sebagai bagian dari Negara Islam oleh Daut beureu’eh pada tahun 1953.
Sutan Mohammad Amin Nasution wapat pada 1993 di Jakarta dan di makamkan di Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir.
Penghargaan yang pernah diterima
* Diangkat sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November tahun 2020 oleh Presiden Jokowi Dodo
* Menerima bintang Mahaputra Adipradana dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2009.
* Menerima Bintang Jasa Utama dari Presiden Soeharto pada 1991
* Menerima Bintang legiun veteran Republik Indonesia pada 1991.
Sebagai kesimpulan akhir . Selama pasca Kemerdekaan REPUBLIK INDONESIA, Rakyat Sumatera Utara dan Rakyat Aceh belum dan tidak akan pernah “ BERKONFLIK” demi NKRI disamping adanya Benang Merah warisan Mr SM AMIN NASUTION YANG HARUS DIJAGA.
Hal senada juga di sambut baik oleh tokoh muda masyarakat Mandailing Natal yang saat ini aktif sebagai Ketua Umum DPP LIGIN (Lembaga Intelektual Gabungan Informasi Nusantara) Muhammad Sudirmin Nasution menyampaikan kan pesan Ompung (Kakek) Baroar sesepuh nya Marga Nasution,” Konteks Sumatera Utara Indonesia umumnya merujuk pada leluhur atau leluhur pertama marga Nasution bernama Baroar atau Si Baroar nan sakti.” Pesan ini penting nya nenek moyang dalam tradisi Mandailing, khusus nya marga Nasution, dan sering kali digunakan dalam konteks silsilah keluarga atau upacara adat.
Ompung : Dalam bahasa Mandailing. “Ompung ” artinya atau berarti Kakek, nenek, atau leluhur.
Baroar : Merupakan salah satu leluhur penting dalam silsilah marga Nasution . Ada keyakinan bahwa leluhur ini memiliki kesaktian atau peran penting dalam sejarah marga .
Marga Nasution : Salah satu marga Mandailing yang berasal dari Sumatera Utara.
Sumatera Utara : Lokasi geografis tempat marga Nasution berasal dan menetap.
Penting nya mengenali sejarah dan silsilah keturunan agar kita sebagai seorang insan yang serba kekurangan dan yang selalu tidak pernah dari sipat lupa dan hilap agar tidak semena mena membuat sebuah keputusan atau pun tindakan yang akan menyinggung dan membuat sakit hati orang lain .
Jadi kita sebagai seorang yang bermarga Nasution penting memahami sejarah silsilah keturunan biar bisa menyerahkan diri dengan sipat asli kita sebagai seorang yang bermarga Nasution sesuai dengan pesan Ompung (kakek) kita Sibaruar dimana Nasution itu tidak pernah membuat keributan atau pun kegaduhan .
( M.SN)
















