Polres Pasaman Barat : Tidak Ada Ruang Buat Penambang Ilegal Diwilayah Hukumnya

- Redaksi

Rabu, 6 Agustus 2025 - 12:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman Barat, CNN Indonesia.id – Lebih dari sepuluh hari terakhir operasi gakum peti disepanjang sungai Pasaman dan sungai batahan terus dilakukan penyisiran oleh pihak kepolisian, Rabu 06 Agustus 2025.

Pantauan awak media di jembatan batang Saman dan jembatan negara ranah batahan terlihat air mengalami penurunan kepekatan yang signifikan sampai Minggu 03 Agustus lalu.

AKBP Agung Tribawanto S.I.K saat dikonfirmasi via selulernya mengatakan bahwa ia sedang diPadang mengikuti rapat gabungan dipolda Sumbar dengan institusi TNI terkait operasi gakum peti sumatera barat siang ini.

Sementara dari investigasi crew media ini ditengah masyarakat terdampat mendapatkan informasi yang mengejutkan, dimulai dari masyarakat Tombang, Rimbo jandung, air gadang, batang Saman, kampung bukit, muara kiawai, sigantang, sawah mudik, taming tengah, Tombang mudik, silaping, batahan dan lubuk manggis ternyata lebih dari tiga ribu keluarga disana menggantungkan pendapatan hidup dari aktifitas mendulang emas.

Aktifitas yang juga bagian dari warisan turun temurun ini semakin meningkat dengan adanya melibatkan beberapa alat berat yang memberikan kemudahan pengambilan material untuk didulang.

Baca Juga:  Kapoldasu dan Pj. Bupati Langkat Resmikan Joglo SPN Hinai

Informasi hasil investigasi crew media ini dijawab datar oleh Kapolres Pasaman Barat, bahwa tidak ada izin bagi kegiatan melanggar aturan meskipun melibatkan kebutuhan banyak masyarakat.

beliau juga menjelaskan bahwa toleransi yang diberikan bisa menyebabkan kebablasan pelanggaran hukum, penyampaian belaiau kepada media ini bahwa operasi rutin yang dilakukan belakangan ini cukup berhasil menekan mobilisasi aktivitas peti dilingkungan resort hukum Pasaman Barat.

Sementara itu Wandi salah seorang pengurus kampung di kecamatan Pasaman menjelaskan bahwa ada fenomena baru belakangan setelah adanya aktivitas tambang disana, yakni pekerja langsir di plasma Rimbo panjang mendadak hilang dan beralih kerja mendulang dipinggiran sepadan plasma, bahkan kecenderungan hilangnya TBS di kebun plasma juga menurun tajam hingga 0 (nol) kasus kehilangan.

Wandi berharap dengan tutupnya semua aktifitas pencarian emas dipinggir plasma tidak meng”kambuhkan” kembali maling pulang kampung.

(*)

Berita Terkait

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April
Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG
Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK
Kunker Bupati Tapanuli Utara di Kecamatan Parmonangan, Perkuat Pelayanan dan Pemulihan Pascabencana di Wilayah Terpencil
Warga Aceh Timur Blokade Perkebunan Sawit, Negara Diuji di Lapangan
Idul Fitri1447 H Momentum Memperkuat Iman
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Kamis, 16 April 2026 - 06:09

Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Rabu, 15 April 2026 - 13:41

Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG

Rabu, 15 April 2026 - 03:46

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK

Selasa, 14 April 2026 - 07:29

Warga Aceh Timur Blokade Perkebunan Sawit, Negara Diuji di Lapangan

Senin, 13 April 2026 - 08:34

Idul Fitri1447 H Momentum Memperkuat Iman

Senin, 13 April 2026 - 07:22

Kami Sudah Minta Tolong”: Anak Meninggal, Keluarga Soroti Penanganan di Puskesmas Mesjid Raya Aceh Besar

Berita Terbaru