Buruknya Pengelolaan Lingkungan PT. Medco di Blok A, Aktivis Desak DPRK Aceh Timur Bentuk Pansus Investigasi

- Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 07:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur, CNN Indonesia.id-
Dugaan buruknya pengelolaan lingkungan di wilayah kerja eksplorasi gas Blok A oleh PT. Medco E&P Malaka kembali menuai sorotan. Sejumlah penggiat sosial mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur agar turun tangan dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menginvestigasi persoalan tersebut.

Menurut Masri, salah seorang penggiat sosial, DPRK Aceh Timur harus menunjukkan sikap tegas serta empati terhadap keresahan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di lingkar operasi PT. Medco. Ia menyinggung kasus yang menimpa warga Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, yang terpaksa mengungsi akibat dugaan paparan gas beracun.

“Kita minta DPRK Aceh Timur membentuk Pansus untuk menyelidiki masalah pengelolaan lingkungan PT. Medco E&P Malaka. Melalui Pansus, DPRK memiliki kewenangan melakukan investigasi detail, terutama terkait dugaan pencemaran udara yang disinyalir mengandung gas H2S,” ujar Masri.

Ia menambahkan, pembentukan Pansus menjadi langkah penting demi mengungkap kebenaran dan memastikan transparansi informasi. Selama ini, kata Masri, berbagai laporan masyarakat tentang dugaan pencemaran tidak pernah ditangani serius, bahkan hasil medis para korban juga tidak pernah dipublikasikan secara terbuka.

Baca Juga:  Manfaat ICI 2025 bagi Dirjen PSKP: Dorong Sinergi Penanganan Konflik Pertanahan Untuk Kepastian Investasi

“Sejak 2023 puluhan warga Panton Rayeuk T, menjadi korban dugaan paparan gas H2S, termasuk beberapa perempuan yang mengalami keracunan. Namun PT. Medco dan Pemkab Aceh Timur melalui DLH menyatakan tidak ada pencemaran, dan semua pasien hanya disebut menderita asam lambung,” jelasnya.

Masri menegaskan, DPRK Aceh Timur memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan bahwa pengelolaan lingkungan di WK Blok A benar-benar aman bagi masyarakat, sekaligus memastikan kepatuhan PT. Medco terhadap kewajiban perusahaan.

“Melalui Pansus, DPRK dapat memanggil semua pihak—mulai dari masyarakat, perusahaan, DLH, dokter, pakar lingkungan, hingga lembaga independen—serta melakukan audit Amdal. Ini penting agar ada kejelasan fakta,” tegas Masri.

Ia juga memperingatkan bahwa persoalan ini bukan hanya menyangkut kejahatan lingkungan, tetapi juga bisa masuk dalam kategori kejahatan kemanusiaan jika terus dibiarkan.

“Jangan tunggu ada korban jiwa. Persoalan lingkungan di WK Blok A selalu berulang tiap tahun. DPRK sebagai wakil rakyat harus bertindak tegas,” pungkasnya.

(Rasyidin)

Berita Terkait

Seminar Edukasi Publik, Perkuat Kesadaran Hukum dan Integritas Peradilan, Mahasiswa Hukum UPN Menjadi Generasi Hukum Berintegritas
Bupati Ricky Jauwerissa Berhasil Amankan 13 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tanimbar
Korwil XII Dinas Pendidikan Bersama Camat Lingga Bayu Gelar Pawai Akbar Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Progres Pembangunan KDMP Nagari Malalak Selatan Capai Hampir 80 Persen, Diharapkan Segera Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Alek Batagak Pangulu Nagari Kamang Hilia 2026, Angkat 43 Pangulu Baru
Direktur IT BPJS Kesehatan Sosialisasikan Prolanis untuk Semua Usia pada Kegiatan Jam Gadang Fun Run
Progres 40 Persen, Irigasi D.I Sicaung Selamatkan Rumah dan Kedai Warga Sicincin dari Banjir Langganan
Babinsa Koramil 16/Batang Natal Amankan Dan Ikuti Rangkaian Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H Di Lingga Bayu
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:56

Seminar Edukasi Publik, Perkuat Kesadaran Hukum dan Integritas Peradilan, Mahasiswa Hukum UPN Menjadi Generasi Hukum Berintegritas

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:32

Bupati Ricky Jauwerissa Berhasil Amankan 13 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tanimbar

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:09

Korwil XII Dinas Pendidikan Bersama Camat Lingga Bayu Gelar Pawai Akbar Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:07

Progres Pembangunan KDMP Nagari Malalak Selatan Capai Hampir 80 Persen, Diharapkan Segera Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:09

Alek Batagak Pangulu Nagari Kamang Hilia 2026, Angkat 43 Pangulu Baru

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:37

Progres 40 Persen, Irigasi D.I Sicaung Selamatkan Rumah dan Kedai Warga Sicincin dari Banjir Langganan

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:40

Babinsa Koramil 16/Batang Natal Amankan Dan Ikuti Rangkaian Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H Di Lingga Bayu

Senin, 15 Juni 2026 - 08:27

Polres Mandailing Natal Gelar Bakti Kesehatan Dan Donor Darah Gratis, Meriahkan HUT Bhayangkara ke 80

Berita Terbaru