Puluhan Warga Aceh Timur Diduga Tertipu Janji Kerja Oknum Bendahara Prabu Satu Aceh Timur

- Redaksi

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 05:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur, CNN Indonesia.id-
Jumlah warga yang mengaku menjadi korban dugaan penipuan oleh oknum bendahara organisasi Prabu Satu DPW Aceh Timur terus bertambah. Data Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) DPC Aceh Timur mencatat, sedikitnya 20 orang telah melaporkan diri setelah tergiur janji pekerjaan yang dikaitkan dengan program pemerintah.

Ketua Tim LAKI Aceh Timur, Mustafa, mengatakan pihaknya bersama Satgasus Badan Advokasi Indonesia (BAI) telah menggelar pertemuan khusus dengan para korban untuk mendengar langsung keterangan sekaligus mengumpulkan bukti.

“Kasus dugaan penipuan ini semakin terang. Dari pengakuan sekitar 20 korban, hampir semuanya dijanjikan pekerjaan melalui jalur organisasi, yang bahkan disebut-sebut terkait dengan program resmi pemerintah,” kata Mustafa, Sabtu (4/10).

Baca Juga:  Kapolres Langkat Hadiri Rapat Koordinasi Penerbitan Surat Rekomendasi Pembelian BBM Untuk Nelayan

Dalam forum tersebut, beberapa korban menyampaikan mereka dijanjikan bisa bekerja di berbagai lini, seperti pengelolaan bantuan beras untuk masyarakat miskin (raskin), dapur gizi MBG, hingga distribusi pupuk.

LAKI menegaskan pihaknya akan terus mendalami dugaan penipuan ini dan memastikan proses hukum ditempuh agar masyarakat yang menjadi korban memperoleh keadilan.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Kami akan kawal hingga ranah hukum agar ada pertanggungjawaban dari pihak terkait,” tegas Mustafa.

(Rasyidin)

Berita Terkait

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir
Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan
Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang
Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan
Jalan Elak dan Gedung Kantor Bupati Aceh Timur Dilaporkan ke Kejari
Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan
Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir

Senin, 16 Maret 2026 - 09:23

Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan

Senin, 16 Maret 2026 - 03:49

Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang

Senin, 16 Maret 2026 - 02:46

Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:48

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:54

Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:52

Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:51

DPRD Madina Diuji: Berani Bela Tanah Ulayat atau Diam di Balik Meja Kekuasaan

Berita Terbaru