Bentrokan di Sari Rejo Polonia, Ahli Waris Sah, Diserang Kelompok Diduga Suruhan Mafia Tanah Acai

- Redaksi

Kamis, 9 Oktober 2025 - 02:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, CNN.indonesia.id – Aksi bentrokan terjadi di Jalan Adi Sucipto gang pipa 1, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, saat ahli waris lahan seluas 600 meter persegi bersama pemilik sah berada di lokasi. Insiden ini diduga dipicu oleh upaya penyerobotan lahan yang sudah memiliki dokumen kepemilikan resmi.

Lahan tersebut diketahui milik Timo Purba dan Ricau matondang, yang diperoleh dari ahli waris Citra Arisandi, anak dari almarhumah Hj. Syamsiah, dengan dasar kepemilikan berupa Grand Sultan asli dari kesultanan deli. Saat itu, Citra Arisandi bersama suaminya Zulfikar, Octo G M Mangunsong SH, dan penasihat hukum Ahli waris Citra Arisandi Henry Pakpahan SH, tengah berada di lokasi untuk memastikan kondisi lahan.

Tiba-tiba sekelompok orang datang menyerang dengan membawa senjata tajam dan senjata rakitan, yang dikomandoi oleh Rakesh dan I Made Dodi yang beralamat di jalan Antariksa G Pipa 1, diduga orang suruhan Acai dan Ahok. Akibat serangan tersebut, Zulfikar, suami dari ahli waris, mengalami luka akibat penganiayaan.

Baca Juga:  Wamen ATR/Waka BPN Lantik 78 Pejabat Fungsional, Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Menurut Henry Pakpahan SH selaku penasihat hukum Ahli waris Citra Arisandi pihaknya memiliki bukti dan dokumen sah atas lahan tersebut.

> “Klien kami memiliki dokumen kepemilikan yang sah dan terdaftar secara hukum. Tindakan kekerasan ini jelas merupakan pelanggaran dan upaya penyerobotan tanah,” tegas Henry Pakpahan

Salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, para pelaku bukan warga asli kawasan tersebut.

> “Itu bukan warga kami, bang. Mereka preman bayaran dari luar yang disuruh datang ke lokasi,” ujarnya.

 

Tak berselang lama setelah bentrokan pecah, pihak intel Kepolisian Medan di balik aksi penyerangan tersebut.(R)

Berita Terkait

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April
Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG
Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK
Kunker Bupati Tapanuli Utara di Kecamatan Parmonangan, Perkuat Pelayanan dan Pemulihan Pascabencana di Wilayah Terpencil
Warga Aceh Timur Blokade Perkebunan Sawit, Negara Diuji di Lapangan
Idul Fitri1447 H Momentum Memperkuat Iman
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Kamis, 16 April 2026 - 06:09

Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Rabu, 15 April 2026 - 13:41

Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG

Rabu, 15 April 2026 - 03:46

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK

Selasa, 14 April 2026 - 07:29

Warga Aceh Timur Blokade Perkebunan Sawit, Negara Diuji di Lapangan

Senin, 13 April 2026 - 08:34

Idul Fitri1447 H Momentum Memperkuat Iman

Senin, 13 April 2026 - 07:22

Kami Sudah Minta Tolong”: Anak Meninggal, Keluarga Soroti Penanganan di Puskesmas Mesjid Raya Aceh Besar

Berita Terbaru