Jelang Musim Kemarau, Optimalkan Potensi Curah Hujan, BMKG akan lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026 - 00:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taput, CNN Indonesia.id_, Mengingat Danau Toba merupakan aset strategis nasional yang memiliki fungsi vital dalam mendukung pembangkitan energi listrik, pengelolaan sumber daya air, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat dan industri di wilayah Sumatera Utara dan hasil pemantauan per tanggal 17 Maret 2026, elevasi muka air Danau Toba berada pada level +903,12 meter di atas permukaan laut, dengan tren yang terus menurun akibat berkurangnya intensitas hujan.

Apabila tren penurunan ini berlanjut hingga semester pertama tahun 2026, maka berpotensi mengganggu layanan air baku untuk irigasi, pembangkitan listrik, PDAM, serta kebutuhan industri di Wilayah Sungai Toba Asahan.

Perum Jasa Tirta I telah melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Deputi Bidang Modifikasi Cuaca pada tanggal 25 Maret 2026. Berdasarkan analisis BMKG, awal musim kemarau di wilayah Daerah Tangkapan Air Danau Toba diperkirakan terjadi pada Dasarian I hingga Dasarian III bulan Mei 2026.

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara monitoring langsung harga pupuk bersubsidi ke pasar Tarutung

Sekaitan dengan itu, digelar Rapat Kordinasi terkait Modifikasi Cuaca yang direncanakan mulai tanggal 9 April – 3 Mei dipimpin langsung Direktur Tatakelola Modifikasi Cuaca, Edison. Rapat dihadiri Kalak BPBD Kabupaten Kota Wilayah Danau Toba. Kabupaten Tapanuli Utara dihadiri Plt. Kalak BPBD Bapak Binhot Aritonang dan Kadis Kominfo Donna Situmeang, di Kantor Meteorologi (BMKG) Silangit, Kamis (09/04).

Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca direkomendasikan untuk dilakukan pada masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau, yaitu pada bulan April 2026, sebagai langkah preventif untuk mengoptimalkan potensi curah hujan dan menjaga cadangan air menjelang musim kemarau.

(Saut H Pasaribu)

Berita Terkait

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara monitoring langsung harga pupuk bersubsidi ke pasar Tarutung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:07

Khaidir Nst, SH., A.Ptnh, angkat bicara Terkait Eks BPN Madina

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:39

Normalisasi Batang Anai Anduriang Dibahas di Rapat Paripurna, Bunda Endarmy Temui Wagub Vasko Ruseimy

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:56

Bertemu Wali Kota Wesly, Pimpinan IPK dan PP Sepakat Jaga Kondusivitas, Dukung Pemerintahan, dan Tingkatkan Toleransi di Pematangsiantar

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:02

Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Wilayah Tombang Mulai Menuai Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:14

Kantor Imigrasi Agam Proses Deportasi WNA Malaysia Usai Jalani Hukuman Narkotika

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:16

Presidium Terpilih Mundur Di Tengah Forum, Muswil KAHMI Sumut Jadi Sorotan

Senin, 11 Mei 2026 - 08:48

Launching Program MBG di Desa Dalan Lidang, 1.389 Anak dan Tenaga Pendidik Mendapat Makanan Bergizi Gratis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:00

Sentralisasi SDA Dinilai “Mengudeta” Otonomi Daerah, Akademisi dan Tokoh Masyarakat Soroti Dominasi Pemerintah Pusat

Berita Terbaru