Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal, CNN Indonesia.Id – Praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal kian tak terkendali. Aktivitas ilegal yang merusak lingkungan ini diduga kuat tidak berdiri sendiri, melainkan mendapat sokongan dari oknum aparat negara, baik dari unsur TNI maupun kepolisian.

Aktivitas PETI dengan penggunaan alat berat seperti excavator terus berlangsung di sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Lingga Bayu, Batang Natal, hingga Siabu. Kegiatan ini telah menyebabkan kerusakan serius pada ekosistem sungai dan hutan.

Ketua Ikatan Pemuda Mandailing (IPM), Tan Gozali Nasution, mengungkapkan adanya dugaan keterlibatan oknum aparat yang memberikan “perlindungan” kepada para pelaku tambang ilegal. Ia menyebut sejumlah inisial yang diduga berperan sebagai backing, baik dari institusi kepolisian maupun militer.

Dugaan keterlibatan ini mencuat setelah beberapa kali penertiban dilakukan di wilayah Lingga Bayu dan Siabu. Namun, aktivitas PETI kembali marak tak lama setelah operasi berlangsung.

Menurut Tan, lemahnya penindakan hukum serta dugaan adanya perlindungan dari oknum aparat menjadi faktor utama PETI terus beroperasi. Sanksi yang diberikan dinilai tidak memberikan efek jera, bahkan hanya sebatas pemindahan tugas bagi oknum yang terindikasi terlibat.

Baca Juga:  Menteri Nusron Hadiri Puncak Hakordia 2024, Sejumlah Kanwil BPN dan Kantor Pertanahan Raih Penghargaan Perbaikan Tata Kelola Pemda

 

Oknum aparat diduga berperan sebagai penyedia “jasa keamanan” bagi pemilik modal atau operator alat berat, sehingga aktivitas tambang ilegal dapat berjalan tanpa hambatan berarti.

Tan Gozali menegaskan bahwa kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Ia mendesak institusi terkait seperti Mabes Polri dan Denpom TNI untuk turun tangan melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan keterlibatan oknum di lapangan.

“Jika benar aparat terlibat, ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi pengkhianatan terhadap rakyat dan lingkungan,” tegasnya.

Dampak terhadap masyarakat
Kerusakan lingkungan akibat PETI telah dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari air sungai yang keruh, rusaknya lahan pertanian, hingga potensi bencana ekologis yang semakin besar.

Publik kini menunggu langkah tegas dan transparan dari aparat penegak hukum untuk membongkar dugaan praktik beking tambang ilegal ini. Penegakan hukum yang adil dan tanpa pandang bulu menjadi kunci untuk menyelamatkan Mandailing Natal dari kehancuran lingkungan yang lebih parah.

(M.SN)

Berita Terkait

Khaidir Nst, SH., A.Ptnh, angkat bicara Terkait Eks BPN Madina
Normalisasi Batang Anai Anduriang Dibahas di Rapat Paripurna, Bunda Endarmy Temui Wagub Vasko Ruseimy
Bertemu Wali Kota Wesly, Pimpinan IPK dan PP Sepakat Jaga Kondusivitas, Dukung Pemerintahan, dan Tingkatkan Toleransi di Pematangsiantar
Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Wilayah Tombang Mulai Menuai Sorotan
Kantor Imigrasi Agam Proses Deportasi WNA Malaysia Usai Jalani Hukuman Narkotika
IPM Desak Polisi Antisipasi Bandar Asal Padangsidimpuan Buka Pasar di Madina
Presidium Terpilih Mundur Di Tengah Forum, Muswil KAHMI Sumut Jadi Sorotan
Launching Program MBG di Desa Dalan Lidang, 1.389 Anak dan Tenaga Pendidik Mendapat Makanan Bergizi Gratis
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:07

Khaidir Nst, SH., A.Ptnh, angkat bicara Terkait Eks BPN Madina

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:39

Normalisasi Batang Anai Anduriang Dibahas di Rapat Paripurna, Bunda Endarmy Temui Wagub Vasko Ruseimy

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:56

Bertemu Wali Kota Wesly, Pimpinan IPK dan PP Sepakat Jaga Kondusivitas, Dukung Pemerintahan, dan Tingkatkan Toleransi di Pematangsiantar

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:02

Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Wilayah Tombang Mulai Menuai Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:14

Kantor Imigrasi Agam Proses Deportasi WNA Malaysia Usai Jalani Hukuman Narkotika

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:16

Presidium Terpilih Mundur Di Tengah Forum, Muswil KAHMI Sumut Jadi Sorotan

Senin, 11 Mei 2026 - 08:48

Launching Program MBG di Desa Dalan Lidang, 1.389 Anak dan Tenaga Pendidik Mendapat Makanan Bergizi Gratis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:00

Sentralisasi SDA Dinilai “Mengudeta” Otonomi Daerah, Akademisi dan Tokoh Masyarakat Soroti Dominasi Pemerintah Pusat

Berita Terbaru