Mandailing Natal, CNN Indonesia.Id
Upaya Polsek Natal memberantas jaringan peredaran narkotika di wilayah Pantai Barat kembali membuahkan hasil. Seorang pria bernama Yusuf bin Wazirman (32) ditangkap setelah kedapatan membawa paket sabu yang diduga siap edar di Desa Bintuas, Kecamatan Natal pada Sabtu (22/11/2025).
Penangkapan ini bukan tanpa drama. Informasi masyarakat menyebutkan adanya transaksi narkoba yang kerap terjadi di kawasan kebun kelapa sawit di Bintuas. Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Natal AKP Maraden Pakpahan, SH langsung turun memimpin operasi bersama timnya pada Sabtu pagi.
Setelah hampir dua jam pengintaian, sekitar pukul 12.30 WIB, petugas mencium pergerakan mencurigakan: seorang pria keluar dari areal kebun sambil menggenggam sesuatu di tangan kirinya. Ketika pria itu tancap gas menuju permukiman, polisi bergerak cepat melakukan pengejaran.
Saat diminta berhenti, pelaku justru melemparkan sebuah bungkus rokok ke pinggir jalan—indikasi kuat upaya menghilangkan barang bukti. Polisi kemudian memepet sepeda motor tanpa plat nomor yang digunakan pelaku hingga terhenti. Pelaku yang mengaku bernama Yusuf langsung diamankan.
Bungkusan rokok yang dibuang itu ternyata berisi 28 plastik klip kecil berisi sabu dengan berat total 3,79 gram, diduga siap diedarkan. Polisi juga menemukan sejumlah barang pendukung aktivitas peredaran narkoba seperti:
Sepeda motor Honda tanpa nomor polisi
Uang tunai Rp29.000
Handphone Vivo warna biru
Kotak rokok Sampoerna sebagai wadah penyimpanan sabu
Pengungkapan ini memperkuat dugaan bahwa Desa Bintuas dan jalur kebun kelapa sawit kerap dijadikan lintasan aktivitas peredaran narkoba. Modus penyimpanan sabu di dalam kotak rokok juga menunjukkan upaya pelaku untuk mengelabui petugas.
Tersangka dan seluruh barang bukti telah dibawa ke Polsek Natal dan selanjutnya dilimpahkan ke Polres Mandailing Natal untuk pengembangan kasus dan penyidikan lebih lanjut. Polisi memastikan akan menelusuri apakah Yusuf hanya kurir, pengedar lokal, atau bagian dari jaringan yang lebih besar.
Operasi ini kembali menegaskan bahwa aparat tidak akan memberikan ruang bagi peredaran narkotika di wilayah Pantai Barat Madina. Peran masyarakat disebut menjadi kunci dalam penangkapan tersebut.
Jika Anda membutuhkan versi opini redaksi, versi investigasi, atau versi untuk media pemerintah, saya siap buatkan.
(M.SN)















