Lingga Bayu, Madina, CNN Indonesia.id — Panitia kegiatan bersama pihak sekolah MTsN 6 Mandailing Natal sukses melaksanakan acara Khatam Al-Qur’an sekaligus pelepasan sebanyak 210 siswa-siswi kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 dalam suasana penuh haru, khidmat, dan kebanggaan.
Kegiatan yang digelar di lingkungan MTsN 6 Mandailing Natal, Kecamatan Lingga Bayu, Pantai Barat Mandailing Natal tersebut menjadi momentum penting bagi para siswa yang telah menyelesaikan masa belajar mereka di tingkat madrasah tsanawiyah sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Acara tersebut turut dihadiri oleh para orang tua siswa, perwakilan pihak Kecamatan Lingga Bayu, perwakilan dari Puskesmas Simpang Gambir, Komite Sekolah, Kepala MAN 4 Mandailing Natal, Kepala MIN 1 Mandailing Natal, pihak KUA beserta staf, perwakilan SMA Negeri 1 Lingga Bayu, perwakilan SD Negeri 285 Simpang Gambir, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Suasana semakin semarak dengan berbagai penampilan seni yang dibawakan oleh para siswa MTsN 6 Mandiling Natal, mulai dari tari tradisional, pembacaan puisi, hingga drama edukatif yang mendapat apresiasi dari seluruh tamu undangan yang hadir.
Kepala MTsN 6 Mandailing Natal, Hj. Junaida Nasution, S.Ag., M.A, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta rasa bangga kepada seluruh siswa kelas IX yang telah menuntaskan pendidikan mereka dengan baik.
“Pada hari ini kami secara resmi menyerahkan kembali anak-anak kami, siswa-siswi kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal, kepada orang tua masing-masing. Selama tiga tahun mereka belajar, dibina, dan dididik di madrasah ini, tentu banyak kenangan, perjuangan, dan proses yang telah dilalui bersama,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan tetap menjaga akhlak serta nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di madrasah.
“Kami berharap anak-anak kami terus melangkah maju, jangan berhenti belajar. Jadilah generasi yang membanggakan orang tua, agama, bangsa, dan daerah. Tetaplah menjaga adab, akhlak, serta nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Sementara itu, Rini Nasution S.Pd Ketua Panitia Pelepasan dan Perpisahan Siswa Kelas IX menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni perpisahan, tetapi juga bentuk rasa syukur atas keberhasilan para siswa dalam menyelesaikan pendidikan mereka.
“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada seluruh siswa kelas IX yang telah menyelesaikan proses belajar di MTsN 6 Mandailing Natal. Selain itu, melalui Khatam Al-Qur’an ini kita ingin menanamkan bahwa ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan nilai-nilai agama,” ungkap Ketua Panitia.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua, dewan guru, komite sekolah, dan seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak, khususnya para orang tua siswa yang telah bersinergi bersama sekolah dalam mendidik anak-anak kita. Semoga kebersamaan ini terus terjalin dengan baik,” tuturnya.
Acara ditutup dengan doa bersama, sesi foto bersama, dan suasana haru saat para siswa bersalaman dengan para guru sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih atas jasa para pendidik selama ini.
Momentum Khatam Al-Qur’an dan pelepasan ini menjadi salah satu kenangan berharga bagi seluruh siswa kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal sebelum melangkah menuju masa depan yang lebih cerah.
Di Ahir acara ada acara salam salaman antara guru -guru MTsN 6 Madina dan Siswa – Siswi yang di dampingi orang tua yang di iringi musik dan bahkan tidak sedikit yang mengucurkan air mata.
(M.SN)
















