1,5 Tahun Terbaring Lumpuh di Rumah Tak Layak: Ibu Marianun 69 Tahun di Kayu Tanam Butuh Perhatian Pemerintah

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Sumbar, CNN Indonesia.id –
Tubuhnya sudah tidak sanggup lagi berjalan. Selama 1,5 tahun Ibu Marianun, 69 tahun, hanya bisa terbaring dan duduk di lantai rumahnya. Bukan karena tidak mau berobat, tapi karena keadaan ekonomi yang tidak memungkinkan.

Pantauan awak media langsung ke lokasi memperlihatkan kondisi yang sangat memprihatinkan.
Ibu Lumpuh 1,5 Tahun Hidup di Rumah Tanpa Pintu dan WC
Ibu Marianun divonis lumpuh sejak 1,5 tahun lalu. Kedua kakinya tidak bisa lagi dibawa berjalan. Akibatnya, aktivitas sehari-hari lumpuh total. Lebih miris lagi, rumah tempat beliau tinggal tidak layak huni. Tidak ada pintu, tidak ada jendela, hanya kerangka. Dapur terbuka, kamar mandi dan WC tidak ada. Untuk mandi dan buang air, beliau harus ke sungai.

Seorang Ibu Rumah Tangga Lansia yang Tak Berdaya
Ibu Marianun, warga Padang Mantuang Mudiak, Korong Pasar Surau, Nagari Guguak. Beliau hidup sebatang kara dengan keterbatasan fisik dan ekonomi. Karena sakit, beliau tidak bisa bekerja dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.

Rumah Permanen Tapi Tak Berfungsi di Nagari Guguak
Lokasi tepatnya di Padang Mantuang Mudiak, Korong Pasar Surau, Nagari Guguak, Kecamatan 2×11 kayutanam , Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Dari luar rumah terlihat bangunan permanen dari batu bata, namun bagian dalam memprihatinkan. Dinding bata ekspos tanpa plester, lubang angin tanpa kaca, dan atap seng yang tidak menutup semua sisi.

Baca Juga:  Polsek Lingga Bayu Intensifkan Himbauan Stop PETI di Eks M3 Tapus, Warga Diminta Patuhi UU Minerba

Sudah 1,5 Tahun Menahan Sakit Tanpa Bantuan Maksimal
Menurut keterangan, kondisi lumpuh ini sudah dialami Ibu Marianun sejak satu setengah tahun yang lalu. Selama itu pula beliau bertahan dengan kondisi rumah dan fasilitas yang serba tidak ada.

INI MENJADI SOROTAN MEDIA
Karena Ini Masalah Kemanusiaan
Seorang lansia sakit berat seharusnya mendapat perhatian dan perawatan. Namun faktor ekonomi membuat Ibu Marianun tidak bisa berobat. Kondisi rumah yang tidak ada pintu, jendela, air bersih, dan WC juga berisiko besar bagi kesehatan beliau. Ini bukan hanya soal kemiskinan, tapi soal harkat manusia.

Pemerintah Turun Langsung Cek Lokasi
Warga dan awak media berharap besar kepada pemerintah. Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan baznas (badan amil zakat) Kabupaten Padang Pariaman,wali nagari guguak,Camat 2×11 Enam Lingkung, hingga Pemerintah Provinsi Sumatera Barat diminta turun langsung mengecek dan memberikan bantuan.

Bantuan yang paling mendesak: pengobatan, kursi roda, perbaikan rumah layak huni, serta fasilitas MCK dan air bersih.

Ibu Marianun tidak minta banyak. Beliau hanya ingin bisa hidup dengan layak di usia senja. Jangan sampai kita abai karena “mereka hanya satu orang”. Karena kepedulian sekecil apapun, bisa jadi penolong terbesar bagi beliau.

Mari kita sama-sama mengawal agar bantuan benar-benar sampai ke Ibu Marianun.(Jhrmn)

Berita Terkait

Fazyl Alrazzaq AN Diangkat Menjadi Datuak Patiah Baringek Tanjuang Suku Jambak 7 Toboh
Kabupaten Kepulauan Tanimbar Dapat Bantuan 418 Unit Rumah Dari Kementerian Perumahan Rakyat
Ketua DPRD KKT Tegaskan, Pentingnya Transportasi Laut Bagi Kemajuan Tanimbar
Dr. Kelvin Keliduan Dukung Penuh PSN LNG Abadi Masela sebagai Pilar Ketahanan Energi Nasional
Menjaga Tungku Tigo Sajarangan dalam Semangat Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah
Wujudkan Data Akurat, 25 ASN dan Pegawai Kantah Ikuti Pelatihan Pembuatan Peta ZNT di Tanimbar
Mahasiswa KKN UIN Bukittinggi Resmi Dilepas, Tinggalkan Berbagai Program Bermanfaat di Nagari Malalak Selatan
Diterkam Buaya Saat Beraktivitas Di Sungai, Warga Desak Pemerintah Bertindak Sebelum Muncul Korban Jiwa

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:36 WIB

Fazyl Alrazzaq AN Diangkat Menjadi Datuak Patiah Baringek Tanjuang Suku Jambak 7 Toboh

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:23 WIB

Kabupaten Kepulauan Tanimbar Dapat Bantuan 418 Unit Rumah Dari Kementerian Perumahan Rakyat

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:26 WIB

Ketua DPRD KKT Tegaskan, Pentingnya Transportasi Laut Bagi Kemajuan Tanimbar

Senin, 13 Juli 2026 - 16:40 WIB

Dr. Kelvin Keliduan Dukung Penuh PSN LNG Abadi Masela sebagai Pilar Ketahanan Energi Nasional

Senin, 13 Juli 2026 - 12:16 WIB

Menjaga Tungku Tigo Sajarangan dalam Semangat Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:13 WIB

Wujudkan Data Akurat, 25 ASN dan Pegawai Kantah Ikuti Pelatihan Pembuatan Peta ZNT di Tanimbar

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:47 WIB

Mahasiswa KKN UIN Bukittinggi Resmi Dilepas, Tinggalkan Berbagai Program Bermanfaat di Nagari Malalak Selatan

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:03 WIB

Diterkam Buaya Saat Beraktivitas Di Sungai, Warga Desak Pemerintah Bertindak Sebelum Muncul Korban Jiwa

Berita Terbaru