Saumlaki (Maluku) CNN Indonesia.id –
Beredar dokumen survey yang mengatasnamakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terhadap elektabilitas 5 pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) 2024, dimana hasil survey tersebut menempatkan pasangan Malkianus Sairdekut-Kelvin Keliduan unggul dari 4 pasangan calon bupati dan wakil bupati lainnya adalah hoax.
Dengan presentasi sesuai survey yang mengatasnamakan KPU, pasangan Melkianus-Kelvin unggul 39,9 persen. Disusul Paslon Bormasa-Serin 24,4 persen. Urutan ketiga dipegang Piterson-Hendrik dengan angka 7,7 persen. Dan urutan ke-4 Paslon Boy-Poli dengan presentasi 5,9 persen. Dan yang paling rendah adalah Ricky-Juliana 4,0 persen.
Terkait lembaran survey yang beredar ini, KPU KKT membatah keras tentang hal tersebut bahkan Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU KKT Oliver Srue, yang dikonfirmasi media ini menegaskan kalau hasil survey tersebut hoaks.
“KPU tidak perna melakukan survey soal elektabilitas 5 Paslon yang ikut pilkada. KPU tidak melakukan survey,” tegasnya.
Bahkan Srue meminta kepada para pihak yang menyebarkan hasil survey “rekayasa tersebut” agar berhenti menyebarkan informasi hoaks kepada masyarakat.
Iapun mengimbau, untuk masyarakat Tanimbar tidak mempercayai apapun info-info yang beredar yang mengatasnamakan KPU. Sebab menurut dia, semua informasi tentang pilkada yang merupakan tupoksi KPU akan dipublikasikan secara resmi oleh pihak KPU sendiri dan bukan dari pihak lain.
” Kami KPUD KKT sangat menyesalkan pihak-pihak yang dengan sengaja mencitakan propaganda melalui survey yang tidak tertanggung jawab bahkan hanya untuk mengadudomba masyarakat dengan cara demikian, padahal kenyataannya semua itu adalah rekayasa yang mengandung hoax, tegasnya
(AM).
















