Dompu, NTB, CNN Indonesia.id – Giat operasi pemberantasan narkotika di wilayah Kabupaten Dompu kembali menegangkan. Rabu malam (12/2/2025) sekitar pukul 21.30 WITA, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu berhasil menyergap seorang pria berinisial RZ (25) di pinggir jalan lintas Hodo Tompo, Dusun Tompo, Desa Tolokalo, Kecamatan Kempo.
Menurut keterangan Pers Kasat Narkoba bahwa RZ diduga menjadi kurir sabu untuk seorang bandar besar berinisial D yang hingga kini masih dalam pengejaran tim Opsnal Polres Dompu.
Penangkapan ini berawal dari rangkaian pengembangan kasus sebelumnya, di mana polisi menangkap seorang pengedar di Desa Soro, Kecamatan Kempo. Dari introgasi petugas ke tersangka RZ terungkap bahwa sumber barang haram tersebut adalah berasal dari D, seorang pemain besar yang kerap menyuplai narkotika ke wilayah Kecamatan Pekat dan Kempo, paparnya.
Lebih lanjut Kasat Resnarkoba Polres Dompu, IPTU Muh. Sofyan Hidayat, S.Sos, menjelaskan bahwa timnya mendapatkan informasi bahwa D akan melakukan pengiriman narkotika ke Kecamatan Pekat menggunakan mobil pikap putih. Tak nunggu waktu lama Kasat Narkoba memerintahkan tim opsnal segera bergerak ke lapangan untuk mencari dan menemukan kendaraan target, dan langsung mengintai pergerakan kendaraan tersebut dari jarak yang tidak terlalu jauh.
“Kami sempat melihat mobil itu berhenti di pinggir jalan, tetapi sekitar 30 menit kemudian, kendaraan tersebut berbalik arah ke Kempo. Selanjutnya Tim langsung menyusun strategi untuk mencegatnya,” ujar IPTU Sofyan.
Sekitar tiga kilometer dari lokasi awal, polisi akhirnya menyergap mobil tersebut dan berhasil mengamankan RZ. Saat dilakukan penggeledahan badan tidak ditemukan barang bukti, tetapi pemeriksaan di dalam mobil menemukan bungkusan plastik hitam berisi bungkus rokok, yang di dalamnya terdapat lipatan tisu dengan klip plastik berisi sabu seberat 1,87 gram.
Saat diinterogasi di tempat, RZ mengaku baru saja mengantar D ke sebuah lahan jagung dan diperintahkan untuk kembali ke Kempo. Polisi pun segera bergerak ke lokasi terakhir D terlihat. Namun, ketika tiba di Dusun Tompo, polisi mendapati bahwa D sudah menghilang.
“Saat kami menyisir area dan menginterogasi warga, kami mendapatkan informasi bahwa D telah melarikan diri dengan menumpang kendaraan lain ke arah Kempo,” kata IPTU Sofyan.
Upaya pengejaran pun terhenti sementara. Untuk saat ini timsus fokus pada pengembangan kasus dan memburu D, yang diduga sebagai pemasok utama dalam jaringan ini.
“Kami akan terus melakukan pencarian dan meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan D agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian,” tegas IPTU Sofyan.
Saat ini, RZ telah diamankan di Mapolres Dompu bersama barang bukti untuk di proses lebih lanjut sesuai prosudur hukum yang berlaku, tandas Sofyan.
Sementara terduga bandar inisial D terus di buru oleh tim opsnal Polres Dompu guna membongkar jaringan narkotika yang lebih luas lagi di wilayah Kabupaten Dompu, pungkas Kasat Narkoba via Kasi humas Polres Dompu AKP Zuharis SH. Jurnalis, Rdw/ddo.















