Rencana Tata Ruang yang Paling Operasional, Kementerian ATR/BPN Dorong Penyusunan RDTR dengan Koordinasi Lintas Sektor

- Redaksi

Senin, 2 September 2024 - 10:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,CNN Indonesia.id – Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) adalah Rencana Tata Ruang paling operasional. Demikian disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Tata Ruang, Dwi Hariyawan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang berlangsung di The Tribrata, Hotel and Convention Center Dharmawangsa Jakarta, Senin (26/08/2024) lalu.

Bukan hanya itu, RDTR juga menjadi salah satu unsur penting yang mendukung sistem Online Single Submission (OSS). “RDTR memberikan kepastian investasi melalui OSS. Nantinya, hanya tinggal satu klik, perizinan dapat terbit, dengan syarat harus integrated,” tutur Dwi Hariyawan.

Kepada para kepala daerah yang hadir dalam pertemuan kali ini, Dirjen Tata Ruang meminta agar berkomitmen mengawal penyusunan RDTR masing-masing wilayah. “Karena itu, diharapkan melalui RDTR semua kepentingan (lintas sektor, red) dapat dilaksanakan tanpa multipersepsi. Tidak ada lagi perbedaan pandangan. Terdapat PR (pekerjaan rumah, red) bersama bagi pemerintah daerah untuk mengintegrasikannya dengan OSS setelah Peraturan Kepala Daerah terbit,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal Tata Ruang menyelenggarakan rapat untuk fokus membahas rancangan RDTR di tiga provinsi, Sumatra Selatan, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Rencana tersebut meliputi rancangan RDTR Kawasan Perkotaan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang; RDTR Kawasan Perkotaan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar; RDTR Wilayah Perencanaan (WP) Anjasari; serta WP Banjarsari; WP Cangkuang; dan WP Majalaya yang terletak di Kabupaten Bandung.

Baca Juga:  Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima

Pada prosesnya, penyusunan RDTR juga mempertimbangkan potensi dan isu strategis di masing-masing daerah. Sehubungan dengan itu, di pertemuan lintas sektor kali ini para kepala daerah terkait memaparkan masing-masing potensi wilayahnya. Hadir di lokasi antara lain Pj. Bupati Empat Lawang, Fauzan Khoiri; Bupati Bandung, Dadang Supriatna; dan Pj. Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi.

Agenda pertemuan kemudian dilanjutkan dengan diskusi yang dipimpin oleh Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I, Pelopor. Melalui diskusi, ia mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk memastikan pelaksanaan program dari kementerian/lembaga, swasta, dan masyarakat sudah selaras dalam RDTR masing-masing daerah.

(GE) Humas Kantor BPN Jepara

 

Berita Terkait

Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan
Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot
Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia
Mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon di Vonis Dua Tahun Penjara Korupsi Tanimbar Energi
Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima
Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru di RSUD Tarutung
30.000 Warga Anduriang Kayu Tanam Menunggu Jembatan  Bailey Yang Tak Kuniung Dibangun
PETI Menggila, Sungai Keruh, Wartawan Diintimidasi: Warga Madina Pertanyakan Negara, Oknum TNI A. Lubis Diminta Diproses Hukum
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:30

Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:23

Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:43

Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:03

Mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon di Vonis Dua Tahun Penjara Korupsi Tanimbar Energi

Kamis, 30 April 2026 - 23:21

Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima

Kamis, 30 April 2026 - 13:06

30.000 Warga Anduriang Kayu Tanam Menunggu Jembatan  Bailey Yang Tak Kuniung Dibangun

Kamis, 30 April 2026 - 09:58

PETI Menggila, Sungai Keruh, Wartawan Diintimidasi: Warga Madina Pertanyakan Negara, Oknum TNI A. Lubis Diminta Diproses Hukum

Kamis, 30 April 2026 - 05:46

Bunda Endarmy Menyuarakan Aspirasi Masyarakat: Jembatan Bailey Anduriang Kayu Tanam di Ruang Paripurna DPRD Sumbar

Berita Terbaru