Pemulung Urung Belanja Susu Anak Karena Tak Cukup Uang, Tak Menyangka Ditolong Polwan Baik Hati

- Redaksi

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 02:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, CNN Indonesia.id – Naluri keibuan dari AKBP Anna Susila SE, seorang Polwan Polda Sumsel ini langsung terpanggil ketika mendapati seorang pemulung yang memgurungkan niatnya berbelanja karena kekurangan uang. Apalagi yang hendak dibeli pemulung itu, susu untuk anaknya.

“Saya lihat bapak tersebut membawa kotak susu kekasir, begitu mengetahui harganya, dikembalikan lagi. Saya tanya, kenapa Pak, tidak jadi beli? Kata bapak itu uangnya kurang,” ucap Anna, yang bertemu dengan pemulung tersebut di Indomaret Jl Supersemar, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, Jumat sore (4/10/2024).

Saat itu, AKBP Anna yang sehari harinya menjabat sebagai Kepala Sekretariat Umum (Kasetum) Polda Sumsel, sudah datang terlebih dahulu. Mampir hendak berbelanja ke minimarket modern tersebut, sepulang dari bekerja dikantor Polda.

Baca Juga:  Operasi Pekat Toba 2025: 30 pelaku pungutan liar dan 2 penjual minuman keras berhasil diamankan

“Saya sedang berbelanja, baru bapak pemulung itu datang,” jelasnya.

Dari ceritanya, pemulung itu memiliki seorang istri dan empat orang anak. Yang paling bungsu masih kecil, masih minum susu formula.

“Saya tidak tahu nama bapak itu, tidak sempat tanya. Karena kebetulan saja, cuma sempat tanya umurnya dijawab kelahiran 1973,” imbuh Anna.

Akhirnya Anna tetap meminta pemulung tersebut, mengambil lagi kotak susu formula yang tidak jadi dibelinya. Tak hanya membelikan susu formula itu saja, polisi wanita (polwan) itu juga sekaligus membelikan kebutuhan pokok lainnya, seperti beras dan roti.

“Saya tanya pulangnya kemana, dia jawab pulang ke jalan Sukawinatan. Kemudian pemulung itu pamit dan mengucapkan terima kasih, pulang membawa barang belanjaannya naik sepeda,” pungkas Anna.

( Rudi hartono)

Berita Terkait

Rapimwil MW KAHMI Sumut: Visi & Misi Tanpa Dialog, Konspirasi Terbongkar Terang-terangan!
Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan
Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot
Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia
Mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon di Vonis Dua Tahun Penjara Korupsi Tanimbar Energi
Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima
Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru di RSUD Tarutung
30.000 Warga Anduriang Kayu Tanam Menunggu Jembatan  Bailey Yang Tak Kuniung Dibangun
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:23

Rapimwil MW KAHMI Sumut: Visi & Misi Tanpa Dialog, Konspirasi Terbongkar Terang-terangan!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:30

Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:23

Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:43

Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:03

Mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon di Vonis Dua Tahun Penjara Korupsi Tanimbar Energi

Kamis, 30 April 2026 - 14:10

Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru di RSUD Tarutung

Kamis, 30 April 2026 - 13:06

30.000 Warga Anduriang Kayu Tanam Menunggu Jembatan  Bailey Yang Tak Kuniung Dibangun

Kamis, 30 April 2026 - 09:58

PETI Menggila, Sungai Keruh, Wartawan Diintimidasi: Warga Madina Pertanyakan Negara, Oknum TNI A. Lubis Diminta Diproses Hukum

Berita Terbaru