Program 100-300 Juta Per-RT, Jauweriaaa – Ratuanak Jadi Badut di Debat

- Redaksi

Kamis, 24 Oktober 2024 - 13:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saumlaki (Maluku) CNN Indonesia.id –
Program kerja bernilai fantastik, Rp.100-300 juta Per-RT setiap tahun anggaran (2025-2029), yang diusung Ricky Jauwerissa dan dr. Juliana Ratuanak, digoreng menjadi badut di debat pertama 5 Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) di gedung Temar Lolan Larat, Kecamatan Tanimbar Utara,Rabu (23/10/2024).

Pada sesi tanya jawab antar Paslon di debat yang diselenggarakan KPUD Kepulauan Tanimbar ini, Hendrikus Serin, SH, Calon Wakil Bupati Nomor Urut 1, pasangan Calon Bupati Dr. Adolof Bormasa, SH, MH, bertanya kepada Jauwerissa dan Ratuanak Nomor Urut 3.

“Diketahui, ada Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN), APBD Provinsi Maluku dan APBD Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Dari pos anggaran manakah, program seluruh RT di 82 desa, 7 desa persiapan, 1 perkampungan, 2 kelurahan di 10 kecamatan, di Tanimbar, diberikan dana Rp.100-300 juta sesuai video yang telah viral di whatsapp grup lokal Tanimbar”, tanya Serin.

Juliana Ratuanak mewakili Ricky Jauwerissa mengatakan, “Perlu saya klarifikasi, Rp.100-300 juta, program kerja yang dijabarkan dari VISI MISI yang telah disusun Pasangan Calon Nomor Urut 3. Pernyataan Ratuanak, sontak dibalas cemoohon, ejekan dan tertawaan dari pimpinan Partai Politik, tamu dan undangan, tim pemenang, pendukung, simpatisan dan masyarakat yang hadir dan menonton debat kandidat yang disiarkan secara live.

Ini program bukan uang. Kedua hal itu harus dibedakan. Saya, mantan Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda). Nomemklatur program ini diambil dari Peraturan Menteri Desa (PerMenDes) Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Program Buttom Up. Artinya, penyusunan program dari bawah ke atas.

Baca Juga:  Terima Sertipikat Wakaf Berbentuk Elektronik, Warga Kudus Yakini Bisa Lindungi dari Potensi Konflik Pertanahan

Di kesempatan lain, Piterson Rangkoratat, SH Calon Bupati Nomor Urut 5 dalam pertanyaan kepada Paslon Nomor Urut 3 ini, mendalami program Rp. 100-300 juta setiap RT di seluruh desa di Tanimbar, dari ujung pulau Selaru sampai Molo Maru. Apakah ada celah Fiskal APBD Kabupaten Kepulauan Tanimbar?, tanya Rangkoratat.

Ricky Jauwerissa Calon Bupati Nomor Urut 3 dalam jawabannya menyatakan, “Program Presiden Joko Widodo, Membangun dari pinggir ke kota. Bahkan pasangan ini lebih gila lagi, membagun dari setiap RT yang ada di setiap desa di 10 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

“Kami diusung oleh Partai Gerindra, Partainya Bapak Prabowo Subianto yang baru dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia. Melalui pintu inilah, Kami akan mendapatkan anggaran untuk danai program Rp.100-300 juta per-RT di seluruh Tanimbar”, terangnya.

Dalam sanggahannya, Rangkoratat mengatakan, negara saja tidak menganggarkan dana bagi RT/RW se-Indonesia per-tahun Rp.100-300 juta. Luar biasa juga bila Paslon Nomor Urut 3 bisa lebih dari Pemerintah Pusat.

Sanggahan Rangkoratat ini, disambut dengan gelak tawa dan sindiran masyarakat di Tanimbar Utara atas Program Gila yang diusung Jauwerissa dan Ratuanak, bahkan ada suara sumbang yang mengatakan bahwa program tersebut adalah program akal-akalan yang sengaja dibuat untuk mengelabuhi masyarakat demi mendulang suara pada tanggal 27 mendatang.
(AM).

Berita Terkait

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI
Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah
Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”
Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot
PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:05

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil

Sabtu, 18 April 2026 - 13:00

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil

Jumat, 17 April 2026 - 14:36

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

Jumat, 17 April 2026 - 14:14

Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 08:20

Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Kamis, 16 April 2026 - 06:09

Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Berita Terbaru