BUKITTINGGI, CNN Indonesia.id,- Dari dinamika politik terkini di kota ikonik yang terkenal dengan Jam Gadang, sosok Erman Safar semakin menarik perhatian masyarakat lokal maupun nasional.
Pada kamis malam (24/10/2024), di kawasan Pintu Kabun kecamatan Mandiangin Koto Selayan, pasangan nomor urut tiga, H. Erman Safar – Heldo Aura Dt Sampono Rajo menggelar sosialisasi yang menarik hampir seribu warga. Masyarakat terkesima memadati lokasi mendengarkan orasi politik mereka yang didampingi tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Erman Safar berbagi pengalaman mengenai perjalanannya di dunia politik sejak tahun 2020 saat ia pertama kali mencalonkan diri sebagai Wali Kota Bukittinggi.
“Saya hanya ingin mengurus orang miskin,” ujar Erman sambil mengingat kembali percakapannya dengan rekan-rekannya.
Kiprah Erman sebagai Ketua DPC Gerindra dan Wali Kota Bukittinggi (2021-2024) membawa tantangan tersendiri, terutama dalam menangani anggaran daerah yang terbatas untuk belanja subsidi bagi masyarakat miskin. Dalam pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Erman mengungkap keterbatasan APBD yang dihadapi kota Bukittinggi.
Erman Safar juga bercerita, ketika ia mencalonkan diri sebagai Walikota Bukittinggi, dan banyak dari rekan-rekan sejawatnya di Bandung yang bertanya.
Diusia yang begitu muda (34) saat itu, Erman terbilang pengusaha sukses di Bandung.
Erman ingat kembali, sebetulnya orang yang paling tidak setuju saya maju Pilkada adalah istri saya, bahkan berharap saya kalah saat itu. Namun inilah takdir saya.
Suasana malam makin larut tak membuat surut animo masyarakat mendengarkan orasi pasangan calon Walikota dengan tagline “Berbenteng di Hati Rakyat” itu.
Dari beberapa program pro-rakyat yang telah dijalankan Erman Safar selama jabatannya, hal itu yang menjadi dasar popularitasnya semakin dicintai warga Bukittinggi.
Program-program yang dicanangkan Erman Safar selama menjabat sebagai Walikota terbukti efektif dalam mengurangi beban ekonomi masyarakat, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan sektor usaha kecil.
Erman Safar tidak sekedar berbicara, tapi program yang dijalankan telah nyata memberikan dampak. Ini bukan janji kosong, melainkan langkah konkret yang akan terus dilanjutkan dengan cakupan yang lebih luas.
Bang Wako sapaan akrab Erman Safar juga memaparkan beberapa program yang telah berhasil dijalankan selama periode pertama kepemimpinannya, seperti subsidi BPJS Kesehatan bagi 28 ribu warga, pembayaran iuran komite bagi 7 ribu siswa SLTA, serta pemberian bantuan modal usaha kepada 3.600 pengusaha UMKM dalam program Tabungan Utsman melalui BPRS Jam Gadang dan banyak program lainnya.
Dari hal tersebut diatas, dapat disimpulkan (benang merah,red) Bukittinggi adalah kota bersejarah di Sumatera Barat yang terkenal dengan tokoh-tokoh pemikiran yang hebat, sebut saja Proklamator Bung Hatta, Muhammad Yasir, buya Hamka dan banyak tokoh-tokoh penting lainnya.
Seiring berjalannya waktu, sekarang kota yang hanya 25 kilometer persegi dengan 24 kelurahan, tiga kecamatan itu menjadi sorotan dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. (Nico)
















