11 Aspirasi Masyarakat Sima dan Wami disampaikan ke Calon Bupati Nabire no urut 1

- Redaksi

Rabu, 6 November 2024 - 14:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, CNN Indonesia.id
Martinus Adi-Agus Suprayitno, mungkin dalam kapasitasnya sebagai pejabat atau tokoh masyarakat, bertemu dengan masyarakat suku Yerisiam yang merupakan salah satu suku Nusantara yang tinggal di daerah Wami dan Sima. Pertemuan tersebut tampaknya bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi dari masyarakat suku Yerisiam, di mana mereka menyampaikan 13 aspirasi atau permintaan yang mungkin berkaitan dengan kebutuhan sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan mereka.

Aspirasi-aspirasi seperti ini biasanya mencakup harapan masyarakat untuk peningkatan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pelestarian budaya, hingga perlindungan lingkungan—terutama bagi masyarakat adat yang sangat bergantung pada alam. Pertemuan ini merupakan upaya penting untuk memperhatikan dan merespons kebutuhan serta hak-hak masyarakat adat seperti suku Yerisiam di Papua.

Masyarakat suku Yerisiam telah menyampaikan aspirasi ini berulang kali kepada Bupati Nabire saat ini, yang sebelumnya mereka dukung dalam pemilihan. Dari 11 aspirasi yang diutarakan, 11 di antaranya meliputi kebutuhan mendasar dalam berbagai bidang, antara lain:

1. Pembangunan Kantor Klasis: Masyarakat berharap adanya kantor yang representatif untuk kegiatan keagamaan dan pengelolaan administrasi klasis.

2. Pembangunan Tempat Ibadah: Mereka membutuhkan fasilitas tempat ibadah yang memadai agar dapat beribadah dengan nyaman.

3. Rehabilitasi Gereja: Gereja yang ada membutuhkan perbaikan agar lebih layak dan nyaman untuk beribadah.

4. Fasilitas Olahraga (Sepak Bola dan Voli): Pengadaan lapangan sepak bola dan voli untuk mendukung kegiatan olahraga dan memperkuat kebersamaan komunitas.

5. Talut Pantai atau Pemasangan Bronjong: Perlindungan garis pantai dengan talut atau bronjong untuk mencegah erosi dan melindungi pemukiman dari abrasi.

6. Asrama untuk Siswa SMA: Penyediaan asrama untuk siswa SMA agar mereka memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman untuk bersekolah.

Baca Juga:  Ketua STAI Rahmaniyah Sekayu Mewisuda 45 Orang Sarjana Pendidikan

7. Pembangunan Perumahan Adat: Masyarakat berharap adanya perumahan adat untuk melestarikan budaya dan mendukung kehidupan adat mereka.

8. Akses Air Bersih: Kebutuhan akan pasokan air bersih yang layak untuk kebutuhan sehari-hari.

9. Perdasus untuk Libur Hari Minggu Bagi Karyawan Perkebunan Sawit: Harapan adanya peraturan daerah khusus (Perdasus) yang memberikan libur hari Minggu bagi karyawan perkebunan sawit sebagai bentuk penghormatan terhadap hari ibadah.

10. Pengaspalan Jalan Masuk: Pengaspalan jalan menuju desa atau kawasan pemukiman agar aksesibilitas lebih baik.

11. Perda Tanah Adat Suku Yerisiam: Pembuatan peraturan daerah yang mengatur dan melindungi tanah adat suku Yerisiam untuk menghindari konflik dan memastikan hak masyarakat adat terlindungi.

Aspirasi tambahan dari masyarakat suku Yerisiam yang sangat penting adalah permintaan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi kaum muda di Nabire. Mereka menyadari bahwa banyak pemuda yang terjerumus dalam kebiasaan negatif, seperti mabuk-mabukan, karena kurangnya kesempatan kerja yang tetap dan layak.

Masyarakat berharap agar pemerintah dapat menyediakan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan dan kebutuhan pemuda, baik di sektor formal maupun non-formal. Penciptaan peluang kerja ini tidak hanya akan membantu mengurangi masalah sosial seperti pergaulan bebas, tetapi juga memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk membangun masa depan yang lebih baik. Pekerjaan yang stabil akan meningkatkan kesejahteraan dan memberi arah positif bagi kehidupan mereka.

Dengan memperhatikan masalah ini, pemerintah diharapkan dapat memberikan program pelatihan keterampilan, meningkatkan investasi di sektor-sektor yang dapat menciptakan lapangan kerja, dan mendukung usaha-usaha lokal yang dapat menyerap tenaga kerja.

(Dn-Vp)

Berita Terkait

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI
Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah
Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”
Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot
PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:05

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil

Sabtu, 18 April 2026 - 13:00

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil

Jumat, 17 April 2026 - 14:36

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

Jumat, 17 April 2026 - 14:14

Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 08:20

Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Kamis, 16 April 2026 - 06:09

Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Berita Terbaru