Tutup Rakor Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan, Wamen Ossy Tekankan Penguatan Sinergi dan Kolaborasi Berantas Mafia Tanah

- Redaksi

Senin, 18 November 2024 - 09:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,CNN Indonesia.id – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan menutup rangkaian Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan, di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Jumat (15/11/2024). Dalam sambutannya, ia menekankan kepada seluruh peserta yang hadir untuk lebih memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam melayani masyarakat demi kebaikan bangsa dan negara, terutama dalam penanganan kasus pertanahan.

“Hanya dengan komunikasi, sinergi, dan kolaborasi kita semua bisa bekerja dengan baik, kita hilangkan ego sektoral kita, lakukan koordinasi dengan baik. Jadi kepada Kakanwil, selalu berdekatan dengan Pak Kajati, Pak Kapolda dan jajarannya, jika sinergi kita kuat saya pikir mafia tanah akan berpikir dua kali untuk berusaha merusak,” kata Wamen ATR/Waka BPN.

Wamen Ossy berharap, Rakor ini bisa menjadi bekal untuk langkah nyata menggebuk mafia tanah pada tahun 2025 dan ke depannya. “Dari pengarahan yang dilakukan serta kerja internal oleh peserta Rakor, kita berharap didapatkan kesatuan visi dan misi kita dalam memberantas mafia tanah,” ujar Ossy Dermawan.

“Kita juga sudah mengenal modus operandi karena kejahatan akan selalu bertransformasi dan beradaptasi, sehingga dibutuhkan juga kelihaian dan kecerdikan Satgas Anti-Mafia Tanah dalam melihat ancaman dan tantangan yang kita hadapi ke depan,” tambah Wamen Ossy.

Sinergi dan kolaborasi dalam memberantas mafia tanah akan semakin kuat dengan adanya perluasan kerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) dan Kementerian Pertahanan. Wamen Ossy yakin kinerja Satgas Anti-Mafia Tanah juga akan semakin bermanfaat bagi masyarakat.

“Tentu ini menjadi kekuatan yang maha dahsyat dalam rangka perang kita menghadapi mafia tanah di tahun 2025. Dan kami semua yakin, kinerja Satgas ini akan sangat bermanfaat bukan hanya bagi yang hadir di sini tapi yang paling penting manfaat bisa dirasakan oleh rakyat, utamanya masyarakat yang tidak mampu dari sisi kekuatan hukum dan ekonomi, dan orang-orang ini yang harus pertama kali kita bela,” tegas Ossy Dermawan.

Baca Juga:  Beri Kuliah Umum di UNPAD, Menteri AHY Ungkap Capaian Sertipikat Tanah Elektronik Meningkat 46 Kali Lipat dalam Tujuh Bulan Terakhir

Dalam kesempatan ini, Wamen Ossy berterima kasih kepada Satgas Anti-Mafia Tanah atas sinergi dan kolaborasi yang baik. Menurutnya, kinerja Satgas selama ini telah menyelamatkan aset negara maupun masyarakat. Sinergi ke depannya juga ia sebut akan menguatkan kepercayaan antar satu institusi dengan institusi lain.

“Saya juga ingin memberikan ucapan selamat kepada penerima pin emas dan piagam penghargaan, capaian ini merupakan bukti nyata, dedikasi, dan juga integritas dan kerja keras Bapak/Ibu sekalian,” pungkas Wamen Ossy.

Pin emas dan penghargaan diberikan kepada 97 pihak yang dinilai telah ikut menyukseskan pencegahan serta penyelesaian tindak pidana pertanahan. Penghargaan ini disematkan langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid pada Pembukaan Rapat Koordinasi kemarin, Kamis (14/11/2024).

Hadir memberikan laporan, Ketua Satgas Anti-Mafia Tanah yang juga selaku Direktur Pencegahan dan Penanganan Konflik Pertanahan, Arif Rachman. Turut hadir, Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan, Iljas Tedjo; Staf Khusus Bidang Pemberantasan Mafia Tanah, Widodo beserta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Ditjen PSKP.

(LS/FA)

X: x.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id
WhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000

Humas Kantor BPN Kab Jepara

Berita Terkait

MW KAHMI Sumut : Presidium Pilihan Solusi Kolektif Dalam Kebutuhan Kepemimpinan Transisi
Rapimwil MW KAHMI Sumut: Visi & Misi Tanpa Dialog, Konspirasi Terbongkar Terang-terangan!
Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan
Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot
Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia
Mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon di Vonis Dua Tahun Penjara Korupsi Tanimbar Energi
Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima
Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru di RSUD Tarutung
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 05:20

MW KAHMI Sumut : Presidium Pilihan Solusi Kolektif Dalam Kebutuhan Kepemimpinan Transisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:23

Rapimwil MW KAHMI Sumut: Visi & Misi Tanpa Dialog, Konspirasi Terbongkar Terang-terangan!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:30

Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:23

Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:43

Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia

Kamis, 30 April 2026 - 23:21

Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima

Kamis, 30 April 2026 - 14:10

Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru di RSUD Tarutung

Kamis, 30 April 2026 - 13:06

30.000 Warga Anduriang Kayu Tanam Menunggu Jembatan  Bailey Yang Tak Kuniung Dibangun

Berita Terbaru