Zakat Produktif Adalah Solusi Inovatif Mengentaskan Kemiskinan di Kabupaten Bireuen

- Redaksi

Jumat, 28 Maret 2025 - 14:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen, Aceh CNN Indonesia.id –  Menurut RIZKI Dasilva Kabupaten Bireuen, sebagai salah satu daerah dengan potensi ekonomi yang cukup besar di Aceh, masih menghadapi tantangan dalam hal kemiskinan dan kesenjangan sosial. Hal ini terlihat saat saya aktif bersama KPB yang digagas oleh bg Deni Putra dkk dibireuen.

Salah satu solusi yang bisa dioptimalkan adalah zakat produktif, yaitu pemanfaatan dana zakat tidak sekadar untuk konsumtif, tetapi juga untuk program yang memberdayakan mustahik (penerima zakat) secara berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, zakat tidak hanya menjadi bantuan sesaat, melainkan menjadi modal usaha, pelatihan keterampilan, atau akses pendidikan yang dapat mengubah hidup penerimanya. Anak-anak bireuen harus punya pendidikan yang tinggi. Tidak boleh putus sekolah.

Saya ingin menawarkan kepada baitul mal Bireuen. Penerapan zakat produktif di Bireuen bisa dilakukan melalui beberapa cara kedepan

1. pembentukan koperasi syariah berbasis zakat,
2. pelatihan wirausaha bagi kaum dhuafa, atau pendirian pusat pelatihan keahlian atau vokasional. Misalnya, dana zakat dapat dialokasikan untuk membuka usaha kecil seperti ternak ayam, budidaya lele, atau kerajinan tangan yang memiliki nilai jual tinggi. Dengan begitu, mustahik tidak hanya menerima ikan, tetapi juga belajar memancing sehingga mereka bisa mandiri dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Bangun Komunikasi Dan Jaga Demokrasi Lokal PWI Silaturahmi ke Polres KKT

Selain itu, kolaborasi antara Baitul dengan pemerintah dan lembaga zakat yang lain, begitu juga dengan berbagai lintas organisasi Islam dan sosial. pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan program ini berjalan efektif.

Saya yakin bapak H Mukhlis Bupati bireuen, beserta jajarannya, bekerjasama dengan para geucyik bisa memfasilitasi pendataan mustahik yang akurat, sementara baitul mal bireuen bertanggung jawab atas pendistribusian dan pendampingan usaha. Jika dijalankan dengan baik, zakat produktif tidak hanya mengurangi angka kemiskinan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif.

Masyarakat Bireuen yang religius seharusnya bisa memanfaatkan zakat sebagai instrumen perubahan sosial-ekonomi. Dengan semangat gotong royong dan prinsip syariah yang kuat, zakat produktif bisa menjadi game changer dalam membangun kemandirian umat.

Dan hal paling penting menurut saya Sudah saatnya zakat tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban individu, tetapi juga sebagai investasi sosial untuk kesejahteraan bersama.(ISKANDAR)

Berita Terkait

Polsek Palupuh Dampingi Komunitas Pemuda Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana di Nagari Pagadih
Paripurna, RAPERDA Tentang APBD Tahun Anggaran 2026 Beserta PROPEMPERDA Tahun 2026
Polres Sijunjung Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi di Kamang Baru
Kunjungan Kerja Kejatisu di Sambut Baik Oleh Kajari Toba
PT. Pelni Namlea Tetap Humanis Dalam Pelayanan Terhadap Penumpang
Kanim Kelas I Non TPI Agam Sosialisasi dan Launching Inovasi Layanan Imigrasi Agam untuk Anak Berkewarganegaraan Ganda (Lamang Ganda)
DPRD Kabupaten Toba Sampaikan Hasil Reses Kedua Tahun 2025 dalam Sidang Paripurna
Indikasi Pencitraan Mengarah ke Dinasti Politik, Publik Serukan Mosi Tidak Percaya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:28

Polsek Palupuh Dampingi Komunitas Pemuda Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana di Nagari Pagadih

Jumat, 5 Desember 2025 - 01:08

Paripurna, RAPERDA Tentang APBD Tahun Anggaran 2026 Beserta PROPEMPERDA Tahun 2026

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:27

Polres Sijunjung Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi di Kamang Baru

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:32

Kunjungan Kerja Kejatisu di Sambut Baik Oleh Kajari Toba

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:44

PT. Pelni Namlea Tetap Humanis Dalam Pelayanan Terhadap Penumpang

Selasa, 2 Desember 2025 - 05:52

DPRD Kabupaten Toba Sampaikan Hasil Reses Kedua Tahun 2025 dalam Sidang Paripurna

Minggu, 30 November 2025 - 06:42

Indikasi Pencitraan Mengarah ke Dinasti Politik, Publik Serukan Mosi Tidak Percaya

Sabtu, 29 November 2025 - 23:24

Kelangkaan BBM Terkendala Pendistribusian, Rico Waas Imbau Warga Medan Tidak Panik Karena Stok BBM Cukup

Berita Terbaru