Keberadaan Universitas Fort De Kock Punya Peran Penting Bagi Masyarakat dan Mahasiswa

- Redaksi

Rabu, 9 April 2025 - 10:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, CNN Indonesia.id – Keberadaan Universitas Fort De Kock di tengah-tengah masyarakat memberikan dampak positif yang signifikan, baik dari segi sosial maupun ekonomi. Kampus yang berlokasi di Bukittinggi ini tidak hanya menjadi pusat pendidikan tinggi, tetapi juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan hadirnya mahasiswa dari berbagai daerah, sektor usaha seperti kos-kosan, kuliner, transportasi, hingga jasa fotokopi dan percetakan mengalami peningkatan pendapatan. Selain itu, program-program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa, seperti penyuluhan kesehatan, pelatihan UMKM, dan kegiatan sosial lainnya, menjadi kontribusi nyata kampus dalam meningkatkan kualitas hidup warga sekitar.

Tak hanya itu, Universitas Fort De Kock juga memberikan berbagai jenis beasiswa untuk mendukung para mahasiswanya. Beasiswa tersebut mencakup Beasiswa Prestasi, Beasiswa KIP Kuliah bagi mahasiswa kurang mampu, serta beasiswa internal kampus yang diberikan berdasarkan capaian akademik maupun partisipasi aktif di kegiatan kemahasiswaan.

Program beasiswa ini diharapkan mampu membuka akses pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi generasi muda, serta menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing di dunia kerja.

Dengan komitmen kuat terhadap pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, Universitas Fort De Kock terus membuktikan diri sebagai institusi yang tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga mitra pembangunan bagi masyarakat sekitar.

Lebih lanjut Yuniliza, SE.MM saat wawancara khusus di ruangnya menambahkan, sekarang ini jumlah mahasiswa yang berasal dari luar Kota Bukittinggi ada sekitar 70 %, artinya perekonomian masyarakat setempat akan hidup seperti menjamurnya tempat tempat kost dan usaha lainnya”.

Baca Juga:  AMPD Buru Mendukung Kinerja Dandim 1506 / Namlea

“Universitas Fort de kock sendiri sangat menjunjung tinggi nilai moral dan adab, guna menciptakan generasi yang handal menguasai ilmu untuk di terapkan di tengah tengah masyarakat”.ujarnya

Sengketa Tanah Universitas Fort De Kock dan Pemko Bukittinggi Masih Menunggu Keputusan yang Tepat

Sengketa kepemilikan lahan antara Universitas Fort De Kock dan Pemerintah Kota Bukittinggi masih menjadi sorotan publik. Tanah yang menjadi lokasi utama kampus tersebut diklaim oleh kedua belah pihak sebagai aset yang sah.

Khairul Abas selaku kuasa hukum UFDK menyebutkan,”Pihak Universitas Fort De Kock menyatakan bahwa mereka telah mengelola dan memanfaatkan lahan tersebut secara sah selama bertahun-tahun, lengkap dengan bukti administratif serta legalitas yang diakui, Proses mediasi telah dilakukan, namun belum menghasilkan kesepakatan dan hingga saat ini pemko Bukittinggi masih menahan sertifikat, mengingat kampus tersebut memiliki peran penting dalam dunia pendidikan dan pembangunan daerah”. Ungkapnya

“Kita berharap ada jalan damai yang mengedepankan prinsip win-win solution, tanpa mengganggu proses belajar-mengajar maupun eksistensi kampus sebagai lembaga pendidikan tinggi”.

“Saya yskin Masyarakat pun berharap agar kedua pihak dapat segera menemukan solusi terbaik, demi kepentingan bersama dan keberlangsungan pendidikan di kota Bukittinggi”. Tutupnya

(Basa)

Berita Terkait

Siapkan SDM Tanimbar Hadapi Blok Masela, Mercy Barends Gelar Sosialisasi Empat Pilar
Proyek Rehab Sawah Rp.157 Juta di Anduriang Amburadul, Petani Desak Dinas Pertanian Padang Pariaman Turun Tangan
Kapolsek Palupuh Ajak Masyarakat Kedepankan Musyawarah dan Jaga Kamtibmas
Sebanyak 36 Anggota BPD Antar Waktu Resmi Dilantik Bupati Ricky Jauwerissa
Zilfa Efrizon : Kehadiran KCP Bank Nagari Baso Diharapkan Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat
SMA Negeri 1 Lingga Bayu Gelar Perpisahan dan Pelepasan 135 Siswa Kelas XII Tahun 2026
Darurat Anduriang: 30.000 Jiwa Terisolir, Fraksi Nasdem DPRD Sumbar Mengtuk Nurani Pemprov: Bangun Jembatan Sekarang
MW KAHMI Sumut : Presidium Pilihan Solusi Kolektif Dalam Kebutuhan Kepemimpinan Transisi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:15

Siapkan SDM Tanimbar Hadapi Blok Masela, Mercy Barends Gelar Sosialisasi Empat Pilar

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:50

Proyek Rehab Sawah Rp.157 Juta di Anduriang Amburadul, Petani Desak Dinas Pertanian Padang Pariaman Turun Tangan

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:25

Kapolsek Palupuh Ajak Masyarakat Kedepankan Musyawarah dan Jaga Kamtibmas

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:34

Sebanyak 36 Anggota BPD Antar Waktu Resmi Dilantik Bupati Ricky Jauwerissa

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:12

Zilfa Efrizon : Kehadiran KCP Bank Nagari Baso Diharapkan Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:14

Darurat Anduriang: 30.000 Jiwa Terisolir, Fraksi Nasdem DPRD Sumbar Mengtuk Nurani Pemprov: Bangun Jembatan Sekarang

Senin, 4 Mei 2026 - 05:20

MW KAHMI Sumut : Presidium Pilihan Solusi Kolektif Dalam Kebutuhan Kepemimpinan Transisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:23

Rapimwil MW KAHMI Sumut: Visi & Misi Tanpa Dialog, Konspirasi Terbongkar Terang-terangan!

Berita Terbaru