Pemkab Taput Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat

- Redaksi

Senin, 14 April 2025 - 03:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taput, Sumut, CNN Indonesia.id
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyatakan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Kementerian Sosial. Program ini bertujuan memberikan akses pendidikan berkualitas secara gratis bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem, sebagai langkah nyata dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si (JTP Hutabarat), usai menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Pembentukan Sekolah Rakyat dan Dialog Pilar-Pilar Sosial yang digelar di Aula Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Kota Medan, Jumat (11/04/2025).

“Mengingat pentingnya Sekolah Rakyat sebagai sarana belajar yang berkualitas bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, kami dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara siap berkolaborasi dan menyukseskan program ini. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen kami untuk mewujudkan pendidikan yang adil dan berpihak pada masyarakat yang selama ini kurang mendapatkan akses yang layak. Semoga langkah ini dapat memberi peluang yang lebih luas bagi seluruh anak-anak hebat yang lahir dari keluarga sederhana,” ujar Bupati JTP Hutabarat.

Ia juga menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi dan misi pembangunan daerah dalam mewujudkan Kabupaten Tapanuli Utara yang Maju, Berbudaya, dan Berkelanjutan.

Baca Juga:  Kebakaran di Kementerian ATR/BPN, Secara Fungsi Tidak Ada yang Terganggu, Kepala Biro Humas: Kita Tetap Bisa Melayani Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengapresiasi komitmen daerah-daerah yang bersedia mendukung penuh gagasan Presiden RI.

“Sebanyak 22 Kabupaten/Kota telah memberikan usulan dan berkomitmen menyediakan lahan untuk Sekolah Rakyat. Ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pengentasan kemiskinan di tingkat keluarga dan lingkungan,” ungkap Gubernur Sumut.

Menteri Sosial Republik Indonesia, Drs. Saifullah Yusuf, yang turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan fasilitas pendidikan gratis dengan dukungan penuh dari negara, termasuk kebutuhan seragam, makan, hingga tempat tinggal berupa asrama.

“Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi keluarga miskin ekstrem dan miskin. Targetnya ada di setiap daerah, dengan syarat penyediaan lahan minimal 6 hektare. Ini merupakan kolaborasi lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah,” jelas Menteri Sosial.

Ia menambahkan, secara umum visi-misi pemerintah daerah di Sumatera Utara sejalan dengan program prioritas Presiden, khususnya dalam penguatan sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan bangsa.

Dengan komitmen bersama antara pusat dan daerah, diharapkan Sekolah Rakyat menjadi solusi nyata dalam menghadirkan pendidikan yang berkeadilan dan menjangkau anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, serta mencetak generasi unggul demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

(Badinger G)*

Berita Terkait

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI
Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah
Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”
Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot
PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April
Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:36

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

Jumat, 17 April 2026 - 14:14

Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 08:20

Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”

Jumat, 17 April 2026 - 01:03

Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Rabu, 15 April 2026 - 13:41

Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG

Rabu, 15 April 2026 - 03:46

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK

Berita Terbaru