Tokoh Masyarakat Desa Debowae Kecamatan Waelata Menolak PSU Ulang di Desa Mereka

- Redaksi

Sabtu, 26 April 2025 - 15:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buru, Namlea, Maluku, CNN Indonesia.id – Beberapa Tokoh masyarakat Desa Debowae menyatakan penolakan terhadap wacana Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dilayangkan oleh salah satu calon kandidat bupati Kab Buru ke Mahkamah Konstitusi (MK) .

Para tokoh masyarakat yang tidak mau namanya disebut ini mengatakan , PSU hanya akan menciptakan kegaduhan politik dan mengganggu stabilitas masyarakat.

“ Kami menolak dilaksankan lagi PSU di desa kami karena ini hanya akan memperpanjang polemik , rakyat sudah memilih sesuai pilihan mereka dan yang dibutuhkan saat ini adalah ketenangan bukan konflik yang terus diperpanjang , ” tegas salah satu tokoh masyarakat , sabtu ( 26 / 04 / 25 )

Ia menilai upaya pengajuan PSU lebih didasarkan pada kepentingan politik semata , bukan untuk kepentingan rakyat.

“Jika ada yang tidak puas , selesaikan melalui jalur hukum yang berlaku bukan dengan cara yang mengganggu kestabilan masyarakat , ” lanjutnya.

Saat ini seluruh masyarakat di desa Debowae Kecamatan Waelata yang sebelumnya terpecah sudah mulai kembali bersatu mendukung pemerintah dan menerima hasil Pilkada yang diputuskan , sambung salah satu tokoh lagi.

“ Saat ini yang kita utamakan adalah situasi kondusif masyarakat dimana saat ini dari kalangan masyarakat bawah pendukung paslon sudah saling menerima terkait hasil PSU maupun Pilkada kemarin , ” tambahnya.

Baca Juga:  Kades Desa Suka Mulia Mengadakan Musrembang

Menurutnya , apabila benar dilakukan PSU lagi yang kita takutkan akan terjadi kegaduhan dan kondusifitas masyarakat di desa Debowae akan terganggu , terangnya.

Dikatakannya bahwa , proses Pilkada maupun PSU telah berjalan secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku. Ia juga mengimbau semua pihak untuk menghormati hasil PSU demi menjaga kondusivitas di Desa Debowae dan Kecamatan Waelata serta Kabupaten Buru secara keseluruhan.

“ Rakyat sudah lelah dengan ketegangan politik sudah saatnya kita fokus membangun daerah ini , bukan malah sibuk dengan agenda yang tidak produktif, biarlah rakyat kita kembali mencari nafkah dengan tenang , ” ungkapnya.

Para tokoh masyarakat ini berharap MK dapat menolak dilaksanakannya PSU di desa mereka karena hal tersebut dapat menimbulkan kegaduhan dan mengganggu ketenangan masyarakat.

“ Apabila nantinya PSU tetap dilakukan kami masyarakat desa Debowae tetap mengikuti putusan tersebut tetapi kami berharap tidak ada campur tangan pihak – pihak terkait , ” tegasnya.

Hingga saat ini hasil terkait gugatan untuk melakukan PSU yang dilayangkan oleh salah satu kandidat Bupati ke MK belum mendapatkan putusan namun sudah banyak penolakan dari beberapa tokoh dan masyarakat desa Debowae yang mengharapkan konflik politik ini segera berakhir dan saling menerima hasil yang telah ditetapkan.

BF

Berita Terkait

MW KAHMI Sumut : Presidium Pilihan Solusi Kolektif Dalam Kebutuhan Kepemimpinan Transisi
Rapimwil MW KAHMI Sumut: Visi & Misi Tanpa Dialog, Konspirasi Terbongkar Terang-terangan!
Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan
Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot
Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia
Mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon di Vonis Dua Tahun Penjara Korupsi Tanimbar Energi
Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima
Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru di RSUD Tarutung
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 05:20

MW KAHMI Sumut : Presidium Pilihan Solusi Kolektif Dalam Kebutuhan Kepemimpinan Transisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:23

Rapimwil MW KAHMI Sumut: Visi & Misi Tanpa Dialog, Konspirasi Terbongkar Terang-terangan!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:30

Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:23

Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:43

Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia

Kamis, 30 April 2026 - 23:21

Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima

Kamis, 30 April 2026 - 14:10

Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru di RSUD Tarutung

Kamis, 30 April 2026 - 13:06

30.000 Warga Anduriang Kayu Tanam Menunggu Jembatan  Bailey Yang Tak Kuniung Dibangun

Berita Terbaru