Saumlaki, Maluku, CNN Indonesia.id –
Mewakili Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Umar Wijaya, S.I.K.M.H., Kabag Ren AKP Daniel J. Rijoly menghadiri prosesi penyerahan akta tanah Rumah Selwasa kepada Sinode GPM dan peletakan batu pertama pembangunan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pemberdayaan Jemaat GPM di wilayah Kecamatan Wermaktian.
Kegiatan berlangsung di lokasi strategis antara Desa Marantutul dan Desa Wermatang, tepatnya di Jalan Trans Otemer, dan dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Maluku Dominggus Nicodemus Kaya, S.Sos., M.Si., serta Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar.
Prosesi diawali dengan penyambutan secara adat, ritual batu pertama, penyerahan sopi sembayang oleh Ketua MPH Sinode GPM kepada tua-tua adat Selwasa, hingga penandatanganan berita acara penyerahan lahan.
Tanah yang diserahkan ini sebelumnya merupakan objek sengketa antara tiga desa, Otemer, Wermatang, dan Marantutul. Namun, melalui kesepakatan bersama, lahan tersebut resmi diserahkan untuk kepentingan pembangunan pusat pemberdayaan jemaat GPM.
AKP Daniel Rijoly atas nama Kapolres Kepulauan Tanimbar menegaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap stabilitas dan kelancaran rangkaian kegiatan keagamaan.
“Kehadiran kami adalah bagian dari peran Polri dalam mendukung kegiatan strategis masyarakat dan menjamin keamanan pelaksanaannya,” tegas Rijoly.
Ia juga menyebut, Polres Kepulauan Tanimbar telah menurunkan personel pengamanan gabungan yang diback-up oleh Polsek Wermaktian, baik secara terbuka maupun tertutup.
“Ini bentuk komitmen kami untuk menjamin rasa aman dan nyaman masyarakat dalam setiap aktivitas sosial maupun keagamaan,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, berkat sinergi antara aparat kepolisian, panitia pelaksana, dan dukungan masyarakat lokal setempat.
(AM).
















