Diduga Ada Permainan Oknum Pejabat di Balik Runtuhnya Koperasi BUMDESma Jaya Palupuh

- Redaksi

Kamis, 5 Juni 2025 - 04:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palupuh, Sumatera Barat, CNN Indonesia.id  – Runtuhnya Koperasi BUMDESma Jaya Palupuh kini menjadi sorotan masyarakat dan berbagai pihak terkait. Koperasi yang sebelumnya digadang-gadang menjadi pilar ekonomi desa-desa di Kecamatan Palupuh ini kini justru menyisakan tanda tanya besar. Diduga, ada permainan oknum pejabat yang menyebabkan keruntuhan sistemik koperasi tersebut.

Koperasi BUMDESma Jaya Palupuh awalnya dibentuk untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengelolaan dana bergulir dan pemberdayaan pelaku usaha kecil di tingkat nagari. Namun dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas koperasi mulai menunjukkan kemunduran drastis. Laporan keuangan tidak transparan, proses pengelolaan dana dinilai tidak profesional, dan sebagian besar anggota mulai kehilangan kepercayaan terhadap manajemen koperasi.

Berdasarkan informasi dari beberapa narasumber yang enggan disebutkan namanya, terdapat indikasi kuat bahwa sebagian dana koperasi disalurkan tidak sesuai prosedur. Bahkan, beberapa nama pejabat lokal disebut-sebut terlibat dalam pengambilan keputusan yang menyimpang dari aturan yang berlaku.

“Awalnya kami percaya dengan program ini. Tapi setelah beberapa kali pencairan dana dilakukan tanpa kejelasan penggunaannya, kami mulai curiga. Apalagi tidak ada laporan pertanggungjawaban yang dibuka kepada anggota,” ujar salah satu warga Palupuh yang juga pernah menjadi anggota koperasi.

Baca Juga:  Aipda Dian Wihendro Kunjungi Anak Asuh Stunting dan Lansia

Lebih mencurigakan lagi, hasil audit internal yang seharusnya dipublikasikan setiap tahun justru tidak pernah diumumkan secara terbuka. Beberapa dokumen keuangan penting juga dikabarkan hilang atau tidak bisa diakses

Beberapa tokoh masyarakat mendesak agar pihak berwenang turun tangan mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan kewenangan ini. “Kami menduga ada permainan oknum pejabat. Tidak mungkin koperasi sebesar ini runtuh tanpa ada ‘tangan-tangan nakal’ yang bermain di dalam,” ujar salah satu tokoh masyarakat Palupuh.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kecamatan maupun pengurus koperasi terdahulu terkait tuduhan tersebut. Sementara itu, warga berharap agar aparat penegak hukum dan pihak Inspektorat Daerah segera melakukan investigasi mendalam demi mengungkap kebenaran di balik keruntuhan BUMDESma Jaya Palupuh.

Keruntuhan koperasi ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap program-program ekonomi desa yang seharusnya menjadi alat untuk memperkuat kemandirian warga.

(*)

Berita Terkait

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI
Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah
Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”
Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot
PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April
Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:36

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

Jumat, 17 April 2026 - 14:14

Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 08:20

Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”

Jumat, 17 April 2026 - 01:03

Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Rabu, 15 April 2026 - 13:41

Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG

Rabu, 15 April 2026 - 03:46

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK

Berita Terbaru