Film Perang”believe” Ajak Pemuda Pelajari Sejarah

- Redaksi

Senin, 9 Juni 2025 - 15:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta: Film Believe – Takdir, Mimpi, Keberanian, resmi meluncurkan trailer dan poster perdananya dalam acara eksklusif yang diselenggarakan di CGV FX Sudirman, Jakarta, Selasa (3/6/25) Diadaptasi dari kisah nyata yang tertuang dalam buku biografi Believe – Faith, Dream, and Courage, film ini dijanjikan menjadi film laga berlatar perang terbesar tahun 2025.

Film yang diproduksi oleh Bahagia Tanpa Drama ini diklaim menghadirkan adegan pertempuran paling realistis yang pernah ada di layar lebar Indonesia. Dengan sinematografi berkualitas tinggi dan detail teknis laga yang autentik, film ini menjanjikan pengalaman visual dan emosional yang luar biasa bagi penonton.

Produser film Believe, Celerina Judisari berharap film ini menarik minat penonton Milenial, karena film ini berlatar belakang sejarah yang dibalut dengan action perang

“Titiknya memang ada sejarah,  karenanya kita meramunya bukan sejarah  yang plekketeplek, ada unsur action yang latar belakangnya perang periodik yang masuk sejarah,” ujar Celerina Judisari, di Jakarta, Selasa (3/6/2025).

Baca Juga:  Memperingati Hari Buruh Sedunia, Polsek Kandis dan Dua Perusahaan Gelar Aksi Penanaman Pohon

Trailer film Believe yang telah resmi diluncurkan, memberikan sedikit gambaran akan keseruan yang menanti para pecinta film, khususnya genre laga perang. Film ini mengangkat latar belakang kisah nyata Operasi Seroja tahun 1975, serta operasi militer ke Timor Timur pada tahun 1995 dan 1999.

Acara peluncuran film ini dihadiri oleh sutradara Rahabi Mandra dan Arwin Tri Wardhana, serta produser Celerina Judisari. Hadir pula para pemeran utama seperti Ajil Ditto (sebagai Agus), Adinda Thomas (sebagai Evi), dan Maudy Koesnaedi (sebagai mertua Agus).

Film debut bagi rumah produksi Bahagia Tanpa Drama ini juga menampilkan aktor lain seperti Wafda Saifan dan Marthino Lio.

(KBRN)

Berita Terkait

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir
Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan
Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang
Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan
Jalan Elak dan Gedung Kantor Bupati Aceh Timur Dilaporkan ke Kejari
Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan
Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir

Senin, 16 Maret 2026 - 09:23

Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan

Senin, 16 Maret 2026 - 03:49

Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang

Senin, 16 Maret 2026 - 02:46

Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:48

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:54

Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:52

Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:51

DPRD Madina Diuji: Berani Bela Tanah Ulayat atau Diam di Balik Meja Kekuasaan

Berita Terbaru