Bukittinggi, CNN Indonesia.id – Sebanyak 48 klub Sekolah Sepakbola (SSB) Sumbar plus Jambi, mengikuti turnamen Bhayangkara Cup II tahun 2025,yang digelar di stadion Atas Ngarai kota Bukittinggi.
Event turnamen yang berlangsung selama dua hari, Sabtu 21 Juni 2025 dan Minggu 22 Juni 2025,dengan memakai sistem setengah kompetisi, yang dibagi menjadi dua katagori kelompok umur, masing-masing kelompok umur 13 – 14 sebanyak 24 klub dan umur 15 – 16 sebanyak 24 klub,dan masing-masing kelompok umur terdiri dari 6 Group.
Hal ini disampaikan Hendriko Patria selaku ketua panitia event turnamen Bhayangkara Cup II tahun 2025 kepada media (21/6).
Turnamen Bhayangkara Cup II ini digelar adalah dalam rangka HUT Bhayangkara ke 79,dan ini merupakan event kedua yang kita lakukan, setelah di event pertama pada tahun 2024 yang lalu, ujarnya.
Dari kota Bukittinggi di wakili oleh 4 klub SSB, di antaranya SSB Bima, SSB Bhayangkara, SSB Hendri Susilo dan SSB Sinar Minang.
Disisi lain, Asmawi Jambak legend sepakbola Bukittinggi – Agam yang sukses membawa PSKB Bukittinggi juara Liga 3 Sumbar bersama head coach Gusnedi Adang dan Teguh pada tahun 2021 yang lalu, dan beliau dikenal dengan julukan ” Macan Kumbang dari Bukittinggi “, menanggapi bahwa ini merupakan momen yang tepat untuk mencari bibit bibit pesepakbola yang handal bagi kota Bukittinggi, ujarnya.
Kita berharap dengan adanya event turnamen Bhayangkara Cup II tahun 2025,akan lahir pemain bertalenta dari Bukittinggi, yang mana bisa membangkitkan dan mengharumkan nama kota Bukittinggi di persepakbolaan nasional nantinya, imbuhnya.
Supaya event ini berlanjut terus, dan di event ini juga bisa memotivasi pelatih pelatih SSB untuk menjadikan tolok ukur kemampuan anak didiknya, sudah sejauh mana pembinaan dalam bermain sepakbola, tuturnya.
Kemudian untuk Bukittinggi sendiri, Pemda melalui walikota yang sekarang, kita harapkan memberikan perhatian yang serius untuk perkembangan sepakbola di Bukittinggi, karena selama ini Bukittinggi melalui PSKB nya sudah dikenal orang secara nasional, harapnya.
Sementara itu, Susilo dedengkot sepakbola Bukittinggi, mengharapkan adanya perhatian dari Pemko Bukittinggi serta KONI terkhusus dari Cabor Sepakbola,agar olahraga sepakbola ini bisa kembali mengharumkan nama kota Bukittinggi di level nasional,tuturnya.
Dan event event seperti ini, kalau bisa rutin digelar, minimal sekali 3 bulan, dengan bergantian seluruh SSB yang ada di kota Bukittinggi mengadakannya, agar kita bisa mendapatkan pemain pemain untuk kota Bukittinggi kedepannya,tutupnya.
Ketika berita ini dirilis, pertandingan sedang berjalan dengan memainkan 3 pertandingan sekali jalan,sambil menunggu kehadiran Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Yessi Kurniati SIK,MM.(Fendy Jambak)















