Tanimbar, Maluku, CNN Indonesia.id-
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku dalam tahun 2026 akan fokus pada pembangunan infrastruktur jalan baik peningkatan jalan dan pembukaan jalan baru terutama lokasi yang sampai sampai saat ini belum terjangkau.
Hal ini dikatakan Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Paulus.A. Sabono AP kepada media ini di ruang kerjanya Senin (17/11/2025) mengatakan, pemerintah daerah saat ini tengah mengusulkan pembangunan ruas jalan Otemer – Makatian, jalan Siwaan – Watmasa, jalan Kecamatan Molomaru, Jalan Romean – Adodo Fordata dan ruas jalan kecamatan Selaru melalui dana inpres daerah yang telah disetujui oleh kementerian PU.
Sementara itu, selain dana inpres daerah juga ada sumber dana yang berasal dari dana Bantuan presiden (Banpres) yang saat ini sedang digulirkan pemerintah pusat (Pempus) akan sangat membantu pembangunan fasilitas jalan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Untuk jalan Kandar – Lingat telah dikerjakan sepanjang 5,5 kilometer namun eksistisnya mengalami kerusakan cukup berat dari desa Kandar sampai lokasi Batinduan, sehingga dengan pengusulan alokasi dana Banpres ini diharapkan Tanimbar dapat mendapatkan alokasi Anggaran dari total 343 kilometer jalan kabupaten dapat terealisasi.
Diakui bahwa kondisi kemantapan jalan di Kepulauan Tanimbar semakin menurun karena selama ini anggaran yang diharapkan hanya bersumber pada DAK namun tahun 2025 ini tidak ada sehingga diharapkan usulan dana Inpres dan Banpres yang diusulkan diterima untuk pembangunan jalan Kabupaten.
“Untuk tahun 2026, kita hanya mendapatkan satu alokasi DAK namun hanya untuk satu ruas jalan yaitu jalan trans Yamdena – Atubul sementara beberapa ruas jalan rusak di kota Saumlaki dan Larat belum bisa dikerjakan karena anggaran APBD kita berkurang sehingga akan dianggarkan pada APBD berikutnya, “terang Sabono.
Selain DAK kita terbantu juga dengan inpres jalan namun hanya untuk perbaikan jalan Pertamina, kita berharap dari lima usulan perbaikan jalan bisa terjawab sehingga seluruh kebutuhan jalan di daerah bisa terpenuhi dan masyarakat bisa beraktifitas tanpa ada hambatan apapun,” tutupnya.
(AM).
















