Dugaan Dinasti Politik di Madina Makin Terang: Dua Nama Menguasai, Publik Sindir “Pemerintahan Rasa Kamar Pribadi”

- Redaksi

Kamis, 27 November 2025 - 07:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : H.Syahrir Nasution SE,MM, Gelar Sutan Kumala Bulan

Mandailing Natal, CNN Indonesia.Id — Aroma dinasti politik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini bukan lagi isu yang berembus pelan. Baunya sudah menusuk—seperti asap pembakaran sampah yang terhirup seluruh warga. Masyarakat menilai roda pemerintahan seolah hanya dipegang oleh dua figur yang semakin ditakuti: Saipullah dan Madina Samar.

Begitu kuatnya dominasi dua nama ini sampai warga menciptakan plesetan:
“MADINA = SAMAR (Saipullah–Madina Samar).”
Sebuah sindiran yang lahir dari kegelisahan masyarakat bahwa Madina mulai berubah menjadi wilayah “samar-samar”—belum gelap total, tapi sudah seperti lampu jalan yang mati satu per satu.

Di sejumlah kalangan, muncul ocehan sinis bahwa kantor bupati kini lebih mirip ruang privat dua orang, bukan pusat pelayanan publik. Kebijakan, disposisi, hingga arah pemerintahan disebut-sebut hanya berputar di meja dan telinga mereka berdua. Sisanya, ASN dan masyarakat hanya menjadi “figuran” dalam drama kekuasaan.

“Sekarang masyarakat Madina bukan lagi ‘si bisuk na oto’. Sudah pitar-pistar. Jangan kira kami tidak melihat siapa yang sebenarnya menarik benang pemerintahan ini,” ujar seorang tokoh muda Madina dengan nada kesal.

Baca Juga:  Pj. Bupati Langkat Dorong Optimalisasi Dana Desa 2024 dan Apresiasi Prestasi Tingkat Provinsi

Kecurigaan publik makin tebal ketika pola-pola pengambilan keputusan terlihat memusat, minim transparansi, dan lebih mengutamakan kedekatan dibandingkan kapasitas. Banyak warga menyebut kondisi ini sebagai tanda-tanda awal upaya membangun dinasti politik, jauh sebelum pesta demokrasi berikutnya dimulai.

Pengamat politik lokal menyebut situasi ini berbahaya bagi demokrasi. “Kalau dua orang bisa mengatur semuanya sesuka hati, itu bukan lagi pemerintahan. Itu manajemen perusahaan keluarga,” ujar salah satu analis dengan nada satir.

Di media sosial, warganet Madina juga ramai menyuarakan kekecewaan. Tidak sedikit yang menyebut bahwa jalannya pemerintahan hari ini justru mengingatkan pada masa-masa gelap politik daerah, di mana kekuasaan berpindah tangan bukan melalui demokrasi, tetapi lewat kedekatan dan hubungan personal.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Madina terkait isu yang semakin panas ini. Publik menunggu, meski banyak yang pesimis—karena menurut mereka, klarifikasi pun mungkin harus “melewati dua orang yang sama”.

(M.SN)

Berita Terkait

KNPI Tanimbar Berharap Presiden Prabowo Hadir di Groundbreaking Blok Masela
Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar
Dorong Swasembada Pangan Kadis Pertanian KKT Sebut Harus Kurangi Ketergantungan Impor Beras
Kelompok Tani KWT Makmur Nagari Malalak Selatan Terima Bantuan Bibit Jagung untuk Mendukung Program Nagari Mandiri Pangan 2026
Forkopimda Maluku Tiba di Lermatang: Kawal Proyek Strategis Blok Masela
Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III TPQ Al Hidayah Malalak Selatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru
LMAT Ancam Hentikan Groundbreaking Blok Masela Jika Hak Masyarakat Tak Dipenuhi
SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:57

KNPI Tanimbar Berharap Presiden Prabowo Hadir di Groundbreaking Blok Masela

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:10

Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:06

Dorong Swasembada Pangan Kadis Pertanian KKT Sebut Harus Kurangi Ketergantungan Impor Beras

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:00

Kelompok Tani KWT Makmur Nagari Malalak Selatan Terima Bantuan Bibit Jagung untuk Mendukung Program Nagari Mandiri Pangan 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:29

Forkopimda Maluku Tiba di Lermatang: Kawal Proyek Strategis Blok Masela

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:35

LMAT Ancam Hentikan Groundbreaking Blok Masela Jika Hak Masyarakat Tak Dipenuhi

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:34

SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:57

Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir

Berita Terbaru