Staf Khusus Mualem Temukan Huntara Terbengkalai, Warga Masih Bertahan di Tenda

- Redaksi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 03:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur, CNN Indonesia.id-
Harapan korban banjir di Aceh Timur untuk menempati hunian sementara (huntara) sebelum Idulfitri tampaknya harus pupus. Hingga menjelang Lebaran, sejumlah proyek pembangunan huntara dilaporkan masih terbengkalai.

Fakta ini terungkap setelah Staf Khusus Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), Faisal Rizal Hasan, turun langsung ke lapangan dalam rangka silaturahmi dengan warga terdampak bencana.

Di beberapa titik lokasi, Faisal menemukan kondisi pembangunan yang belum selesai, bahkan ada yang nyaris tidak menunjukkan progres signifikan.

Akibatnya, sebagian warga masih terpaksa bertahan di tenda pengungsian dengan fasilitas seadanya, di tengah suasana menjelang hari raya.

“Pemerintah Pusat sebelumnya menjadwalkan hunian ini rampung sebelum Lebaran. Namun kenyataannya, pembangunan masih jauh dari selesai. Banyak masyarakat masih tinggal di bawah tenda,” ujar Faisal Rizal, Jumat (27/3/2026).

Putra kelahiran Idi Cut yang juga dikenal sebagai Kombatan GAM Sagoe Meh Ijoe itu mengaku menerima banyak keluhan dari warga. Lambannya pengerjaan huntara dinilai memperpanjang penderitaan masyarakat korban banjir.

Baca Juga:  Dampak Dari Aktivitas PETI di Sungai Batang, Hingga Banyak Ikan Toman Milik Warga Yang Mati

Menurutnya, kondisi di lapangan sangat bertolak belakang dengan rencana yang telah disampaikan sebelumnya, sehingga menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat yang berharap bisa merayakan Idulfitri dengan lebih layak.

Meski demikian, Faisal tetap mengajak masyarakat untuk bersabar dan tidak kehilangan harapan. Ia menekankan pentingnya keteguhan hati, sebagaimana pesan yang sering disampaikan oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem).

“Saya berharap masyarakat tetap sabar dan tawakal. Jangan hanya berharap kepada manusia. Kita sandarkan harapan kepada Allah agar segera diberikan jalan keluar,” ungkapnya.

Faisal juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi di lapangan dan mendorong agar aspirasi masyarakat Aceh Timur segera mendapat perhatian serius dari pemerintah terkait.

Rasyidin

Berita Terkait

RSUD Magretty Lauran Resmi Beroperasi, Era Baru Layanan Kesehatan Tanimbar
Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi
Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI
Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah
Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”
Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:48

RSUD Magretty Lauran Resmi Beroperasi, Era Baru Layanan Kesehatan Tanimbar

Minggu, 19 April 2026 - 07:15

Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:05

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil

Sabtu, 18 April 2026 - 13:00

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil

Jumat, 17 April 2026 - 14:36

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

Jumat, 17 April 2026 - 08:20

Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”

Jumat, 17 April 2026 - 01:03

Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Berita Terbaru