KAMMI Buru, Dukung 10 IPR Koperasi Sebagai Solusi Kurangi Kerusakan Lingkungan di Gunung Botak

- Redaksi

Senin, 5 Mei 2025 - 02:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Namlea, Maluku, CNN Indonesia.id  – Pertambangan Emas di Gunung Botak Desa Dava Dusun Wamsait Kecamatan Waelata merupakan pilar perekonomian masyarakat terutama di wilayah Kabupaten Buru dan telah menjadi salah satu penopang aktifitas hidup bagi mereka.

Kaitan dengan hal tersebut , Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia ( KAMMI ) Buru. Merespon baik kehadiran 10 Koperasi yang telah mengantongi ijin pertambangan rakyat ( IPR ) dari pemerintah pusat melalui kementerian ESDM.

IPR yang di keluarkan oleh pemerintah pusat kepada 10 koperasi merupakan payung Hukum yang sah bagi 10 koperasi untuk melakukan aktivitas pertambangan emas di wilayah pertambangan rakyat ( WPR ) Gunung Botak.

Lanjut Ardani Waemese 10 koperasi ini akan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan pendapatan asli daerah ( PAD )

Baca Juga:  Polres OKI adakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Musi 2025 di Halaman Mapolsek Kayuagung

Selama kurang lebih 15 tahun adanya aktivitas pertambangan emas tampa ijin ( PETI) di Gunung Botak, desa Dava, kec. Teluk kayeli, kab. Buru. Hanya meninggalkan dampak negatif dan luka yang berkepanjanga bagi masyarakat berupa kerusakan lingkungan, exploitasi hutan secara besar-besaran, pencemaran air yang di timbulkan dari pengolahan limbah B3, serta korban jiwa yang berjatuhan akibat tertimbun tanah longsor.

Olehnya itu kehadiran koperasi memberikan angin segar bagi masyarakat penambang emas untuk dapat bekerja secara aman dari aspek hukum serta keamanan kerja dengan tetap memperhatikan aspek pelestarian lingkungan sehingga pemanfaatannya dapat di nikmati oleh generasi berikutnya.

KAMMI Buru mengajak kepada semua pihak untuk mari sama-sama mendukung serta mengawal sehingga keberadaan koperasi betul-betul memberikan kebermanfaatan bagi semua pihak, tutupnya.

BF

Berita Terkait

Siapkan SDM Tanimbar Hadapi Blok Masela, Mercy Barends Gelar Sosialisasi Empat Pilar
Proyek Rehab Sawah Rp.157 Juta di Anduriang Amburadul, Petani Desak Dinas Pertanian Padang Pariaman Turun Tangan
Kapolsek Palupuh Ajak Masyarakat Kedepankan Musyawarah dan Jaga Kamtibmas
Sebanyak 36 Anggota BPD Antar Waktu Resmi Dilantik Bupati Ricky Jauwerissa
Zilfa Efrizon : Kehadiran KCP Bank Nagari Baso Diharapkan Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat
SMA Negeri 1 Lingga Bayu Gelar Perpisahan dan Pelepasan 135 Siswa Kelas XII Tahun 2026
Darurat Anduriang: 30.000 Jiwa Terisolir, Fraksi Nasdem DPRD Sumbar Mengtuk Nurani Pemprov: Bangun Jembatan Sekarang
MW KAHMI Sumut : Presidium Pilihan Solusi Kolektif Dalam Kebutuhan Kepemimpinan Transisi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:15

Siapkan SDM Tanimbar Hadapi Blok Masela, Mercy Barends Gelar Sosialisasi Empat Pilar

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:50

Proyek Rehab Sawah Rp.157 Juta di Anduriang Amburadul, Petani Desak Dinas Pertanian Padang Pariaman Turun Tangan

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:25

Kapolsek Palupuh Ajak Masyarakat Kedepankan Musyawarah dan Jaga Kamtibmas

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:34

Sebanyak 36 Anggota BPD Antar Waktu Resmi Dilantik Bupati Ricky Jauwerissa

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:12

Zilfa Efrizon : Kehadiran KCP Bank Nagari Baso Diharapkan Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:14

Darurat Anduriang: 30.000 Jiwa Terisolir, Fraksi Nasdem DPRD Sumbar Mengtuk Nurani Pemprov: Bangun Jembatan Sekarang

Senin, 4 Mei 2026 - 05:20

MW KAHMI Sumut : Presidium Pilihan Solusi Kolektif Dalam Kebutuhan Kepemimpinan Transisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:23

Rapimwil MW KAHMI Sumut: Visi & Misi Tanpa Dialog, Konspirasi Terbongkar Terang-terangan!

Berita Terbaru