Madina, Sumut, CNN Indonesia.Id
Ketua Ikatan Pemuda Mandailing Tan Gozali Nasution Mengungkapkan “Dalam penilaian kami Gubernur Sumut Boby Afif Nasution terlalu tergesa-gesa mengeluarkan statement bahwa semburan ini sudah mereda dan terjadi alamiah tanpa ada pengaruh dari kegiatan gheotermal, padahal hasil Laboratoriumnya belum dirilis secar resmi, atau mungkin karena kejadiannya di daerah asal Gubernur makanya beliau begitu antusias untuk jemput bola dan sudah mendapat bocoran dari Dirjen EBTKE”
“Yang paling membuat miris, beliau juga langsung mematahkan harapan masyarakat untuk memperoleh ganti rugi atas lahan masyarkat yang sudah luluh lantak disebabkan semburan lumpur panas ini. Padahal masyarakat terdampaksudah sangat resah melihat kondisi kebunnya yang tak bisa di garap lagi”
“Masyarakat hanya ingin keadilan dan keberpihakan pemerintah atas musibah yang menimpa mereka, kenapa harapan masyarakat ini langsung diputus secepat itu tanpa ada pengumuman dan rilis resmi dari Dirjen EBTKE,vterus terang masyarakat kecewa ats statement Pak Bobby ini”
“Seharusnya solusilah yang dicari bagaimana penanganan dampak semburan ini agar kerugian masyarakat tidak terlalu besar, selain pemilik kebun, pun juga masyarakat pemakai Air Yang tercemar, karena limpahan lumpurnya mengalir ke aek tsb yang dipakai untuk sumber air minum, mandi, cuci dan untuk aliran ke Mesjid dan air sawah. Harusnya ini kan jadi attensi Pak Bobby”
(M.SN)
















