MTQ Kabupaten Sampang, Target 10 Besar di Tingkat Provinsi

- Redaksi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 09:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, Jatim, CNN Indonesia.id –
MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) Pemkab Sampang mematok target 10 besar di tingkat provinsi 2025.

Terdapat 43 peserta yang dibina untuk persiapan lomba yang akan digelar mulai Kamis hingga Sabtu (11–20/9). Kafilah Kabupaten Sampang menargetkan masuk sepuluh besar dalam lomba tersebut.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Sampang Zaiful Muqaddas menyampaikan, pihaknya mulai mempersiapkan peserta yang akan dikirim MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur.
Pihaknya melakukan pembinaan dan menyaring kandidat dari setiap kategori lomba dan tingkatan usia.
Peserta disaring melalui pembinaan MTQ tingkat kabupaten. Akhirnya, terpilih 43 orang sebagai kafilah dari Kabupaten Sampang.

Mereka mengisi semua jenis kategori lomba, usia, dan jenis kelamin dari setiap kategori yang dilombakan dalam MTQ.

”Ada sebanyak 43 orang yang terpilih dari tingkat kabupaten. Target kami bisa masuk 10 besar,” harapnya.

Baca Juga:  Polres Langkat Gelar Rapat Koordinasi Operasi Ketupat Toba 2025

Zaiful sapaan akrabnya, ada beberapa jenis cabang lomba dalam MTQ. Yakni, cabang tilawah, cabang tahfid, cabang fahmil, cabang syarhil, cabang kaligrafi, cabang karya tulis ilmiyah, dan cabang tafsir. Delegasi Kabupaten Sampang mengikuti semua cabang lomba tersebut.

Selain menargetkan masuk 10 besar, dia berharap kafilah Kabupaten Sampang bisa terpilih dalam tingkat nasional.

Indikator untuk bisa masuk ke nasional, paserta harus bisa masuk tiga besar dari lomba yang diikuti. Sebab, dari tiga besar itu nanti akan disaring untuk mengikuti lomba tingkat nasional.

Sekitar 12 tahun Kabupaten Sampang puasa atau tidak pernah ada yang terpilih sampai tingkat nasional. Semoga tahun ini ada yang masuk,” harapnya.
(hdt)

Berita Terkait

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI
Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah
Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”
Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot
PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April
Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:36

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

Jumat, 17 April 2026 - 14:14

Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 08:20

Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”

Jumat, 17 April 2026 - 01:03

Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Rabu, 15 April 2026 - 13:41

Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG

Rabu, 15 April 2026 - 03:46

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK

Berita Terbaru