Diduga Hasil Hubungan Gelap, Warga Soritatanga Temukan Bayi Di Dalam Kardus

- Redaksi

Kamis, 7 Agustus 2025 - 13:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dompu, NTB, CNN Indonesia.id – Warga Dusun Tompo Bawah, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, dihebohkan oleh penemuan seorang bayi mungil laki-laki yang masih hidup di buang dalam sebuah kardus, diduga bayi malang ini merupakan hasil hubungan gelap, Rabu malam (6/8/2025) sekitar pukul 22.00 WITA.

Bayi tersebut ditemukan oleh Agusalim warga setempat, saat pulang dari tambal ban. Ia curiga melihat sebuah kardus di depan rumahnya. Karena merasa penasaran yang tinggi lalu ia bersama tetangganya membuka kardus tersebut, dan betapa terkejutnya ternyata di dalam kardus tersebut berisi seorang bayi laki-laki yang diperkirakan baru berumur satu hari dalam keadaan hidup.

Setelah memastikan bahwa isi kardus itu adalah sosok bayi laki-laki kemudian Agusalim memanggil seorang warga perempuan bernama Suharni untuk membantu merawat bayi tersebut.

Atas Informasi penemuan bayi ini pun cepat menyebar ke media sosial akhirnya warga berbondong-bondong mendatangi ke tempat tersebut.

Menindaklanjuti laporan dan informasi yang beredar, baik di dunia maya maupun tengah masyarakat,dengan sigap Kapolsek Kempo IPTU Jubaidin bersama anggota segera menuju lokasi pada Kamis pagi (7/8/2025) sekitar pukul 06.00 Wita. Setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan, diketahui bahwa lokasi penemuan bayi tersebut berada di wilayah hukum Polsek Pekat. Namun, melihat kondisi bayi yang masih sangat rentan, dan lemas Kapolsek Kempo mengambil langkah cepat dan inisiatif untuk membawa bayi tersebut ke Puskesmas Kempo demi mendapatkan pertolongan dan perawatan medis lebih intensif. Terkait siapa pelaku yang tega membuang bayi darah dagingnya sendiri akan di usut secara tuntas, yang paling utama kita menyelamatkan nyawa dan kesehatan bayi yang masih lengket dengan oroknya.

Baca Juga:  Sediakan 79.925 Hektare Tanah untuk Program Tiga Juta Rumah, Menteri Nusron Akan Pastikan Potensinya Awal Tahun Depan

“Meskipun lokasi penemuan berada di luar wilayah hukum Polsek Kempo, namun demi pertimbangan kemanusiaan dan kesehatan bayi, Kapolsek Kempo mengambil langkah cepat untuk mengevakuasi bayi tersebut ke fasilitas kesehatan terdekat,” papar Kapolsek Kempo IPTU Jubaidin melalui Kasi Humas Polres Dompu, AKP Zuharis SH.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat kemanusiaan. Polisi hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga pelayan masyarakat yang baik dan bermartabat, ulas Kapolsek kempo via kasi Humas Polres Dompu.

Dari hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa bayi tidak mengalami luka atau tanda-tanda kekerasan dan bayi tersebut dilahirkan dengan normal oleh ibunya.Saat ini, bayi dalam kondisi stabil dan masih dalam perawatan di Puskesmas Kempo, sambil menunggu koordinasi dari Dinas Sosial dan aparat Desa Soritatanga, terang Zubaidin panggilan akrab Kapolsek Kempo.

Adapun tindakan awal yang dilakukan oleh pihak kepolisian yaitu mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan membawa bayi ke fasilitas medis sebagai bentuk respons cepat demi keselamatan jiwa dan situasi di sekitar tempat penemuan bayi malang kondusif dan masyarakat hanya bertanda tanya siapa ibu dari bayi malang tersebut, pungkas Kapolsek Kempo via kasi Humas Polres Dompu AKP Zuharis. Jurnalis Rdw/Dodo.

Berita Terkait

Rapimwil MW KAHMI Sumut: Visi & Misi Tanpa Dialog, Konspirasi Terbongkar Terang-terangan!
Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan
Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot
Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia
Mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon di Vonis Dua Tahun Penjara Korupsi Tanimbar Energi
Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima
Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru di RSUD Tarutung
30.000 Warga Anduriang Kayu Tanam Menunggu Jembatan  Bailey Yang Tak Kuniung Dibangun
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:23

Rapimwil MW KAHMI Sumut: Visi & Misi Tanpa Dialog, Konspirasi Terbongkar Terang-terangan!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:30

Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:23

Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:43

Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:03

Mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon di Vonis Dua Tahun Penjara Korupsi Tanimbar Energi

Kamis, 30 April 2026 - 14:10

Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru di RSUD Tarutung

Kamis, 30 April 2026 - 13:06

30.000 Warga Anduriang Kayu Tanam Menunggu Jembatan  Bailey Yang Tak Kuniung Dibangun

Kamis, 30 April 2026 - 09:58

PETI Menggila, Sungai Keruh, Wartawan Diintimidasi: Warga Madina Pertanyakan Negara, Oknum TNI A. Lubis Diminta Diproses Hukum

Berita Terbaru