PMKRI Saumlaki : Operasi Blok Masela Wajib Memprioritaskan Tenaga Kerja Lokal Tanimbar

- Redaksi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 10:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanimbar, Maluku, CNN Indonesia.id –
Ketua Presidium Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Saumlaki Sanctus Vinsens de Paul, Rais Malisngoran memberikan komentar terkait proses perekrutan tenaga kerja lokal masyarakat Tanimbar pada proyek Blok Masela yang rencananya akan beroperasi pada tahun 2029-2030.

Menurut Rais, masalah utama proses perekrutan tenaga kerja pada Proyek Blok Masela adalah tidak adanya transparansi soal kuota tenaga kerja.

“Semestinya disampaikan ke publik saja kebutuhan tenaga kerja disertai spesifikasi atau keahlian kerja. Supaya masyarkat tahu dan benar-benar mempersiapkan diri,” cetus Rais.

Ditambahkan, dengan publikasi kouta kebutuhan tenaga kerja, maka peluang anak daerah Tanimbar untuk bekerja di perusahaan Inpex untuk Proyek Blok Masela terbuka.

Pemuda desa Olilit tersebut mendesak pihak Inpex untuk terbuka dan harus memberikan prioritas bagi masyarakat lokal.

Baginya, berbagai upaya yang tengah dilakukan Pemerintah Daerah Kepulauan Tanimbar dalam bentuk pendidikan pelatihan-pelatihan, tidak menjadi jaminan anak-anak direkut.

“Anak-anak Tanimbar lulusan AK Migas Cepu sudah enam angkatan, pelatihan tenaga security, tenaga las dan semua pelatihan lain, semuanya dijanjikan akan bekerja di Blok Masela. Jaminannya apa?” tanya Rais dengan nada ragu.

Baca Juga:  Kalapas IIB Dompu Ikuti Rakorwil Evakuasi Kinerja Simester I Tahun 2024

Untuk menjamin kepastian penyerapan tenaga kerja lokal, Rais menyampaikan harapannya tersebut juga kepada Menteri ESDM Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia

“Pak Menteri, kami anak-anak Tanimbar punya kualitas juga untuk bekerja di Blok Masela dalam jabatan-jabatan strategis, bukan hanya sebagai pekerja kasar. Tolong kasi kami kesempatan,” ungkapnya.

Bagi Rais, dengan memberikan prioritas pada tenaga kerja lokal, maka Inpex melalui Proyek Blok Masela akan menyumbang nilai pengentasan kemiskinan di bumi Tanimbar.

“Jangan kasi kami bantuan terus. Kami kami pekerjaan, karena kami bisa bekerja,” cetusnya.

Pria lulusan Unpati Ambon tersebut menyatakan PMKRI Saumlaki berkomitmen untuk mengawal perjuangan ini.

“PMKRI akan berjuang dan mengawal kepentingan anak-anak Tanimbar, terlebih khusus untuk terlibat dalam Blok Masela nantinya,” serunya.

Sebelum menutup, ia juga menegaskan akan terus berkordinasi dengan pengurus pusat PMKRI, khusus bidang Gerakan Kemasyarakatan (GERMAS PP PMKRI) untuk bantu mengawal pengoperasian Blok Masela deni melibatkan masyarakat Tanimbar.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pengurus Pusat PMKRI bidang Gerakan Kemasyarakatan (Germas) untuk juga ikut mengawal perjuangan ini agar masyarakat Tanimbar dapat juga diutamakan dalam pengisian jabatan-jabatan strategis maupun tenaga lainnya di Proyek Blok Masela” tutupnya.
(AM).

Berita Terkait

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI
Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah
Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”
Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot
PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:05

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil

Sabtu, 18 April 2026 - 13:00

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil

Jumat, 17 April 2026 - 14:36

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

Jumat, 17 April 2026 - 14:14

Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 08:20

Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Kamis, 16 April 2026 - 06:09

Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Berita Terbaru