Patroli Laut Terpadu BEA CUKAI Dumai Tangkap Ban Bekas Selundupan 3750 Pcs Dari Malaysia

- Redaksi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 04:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Riau, Dumai, CNN Indonesia.id_Operasi Patroli laut Rutin Bea Cukai kembali menunjukkan komitmennya sebagai community protector dengan menggagalkan upaya penyelundupan ban bekas ilegal dari Malaysia ke wilayah Indonesia. Melalui operasi laut terpadu, kapal patroli Satgas BC 10002 sriwijaya berhasil melakukan penindakan dan penegahan terhadap kapal
pengangkut, Yakni; KM Harapan Jaya yang berasal dari Port Klang, Malaysia, dengan tujuan Kubu, Rokan Hilir, Riau.

Penindakan dilakukan pada hari Selasa, 1 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 3.750 unit ban bekas yang tidak dilengkapi dokumen impor sah.

Barang-barang tersebut diduga melanggar Pasal 102 huruf a Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Berdasarkan informasi dari intelijen, kapal patroli BC 10002 dari Satgas Kanwil Bea Cukai Riau melaksanakan patroli laut rutin di sekitar Perairan Pasir Selatan pada 1 Oktober 2025, sekitar pukul 18.30 WIB.

Tak lama kemudian petugas mendeteksi sebuah kapal yang di curigakan diduga berasal dari luar daerah pabean. Kapal patroli pun langsung segera melakukan pengejaran dan pemeriksaan terhadap kapal tersebut.

Baca Juga:  Karo Humas ATR/BPN Tegaskan Dokumen yang Terbakar Bukan Dokumen yang Berkaitan dengan Sertipikat ataupun Sengketa Tanah

Setelah dilakukan pemerikasaan secara intensif, ditemukan kapal pengangkut barang impor berupa ban bekas tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan yang sah.

Untuk menindak lanjuti hal tersebut, kapal bersama seluruh muatannya dilakukan pencegahan dan penyegelan, kemudian dibawa ke Kantor pabean KPPBC. Bea dan cukai tive B madya Dumai untuk proses lebih lanjut.

Dari hasil penyidikan, petugas menetapkan dua orang tersangka, masing-masing berinisial M (nakhoda kapal) dan N (KKM). Keduanya kini dititipkan di Rutan Kelas II B Dumai untuk proses lebih lanjut.

Selain itu, ditemukan juga dua orang penumpang yang diduga merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural yang menumpang di kapal tersebut. Penanganan terhadap kedua PMI telah dilimpahkan kepada BP3MI Provinsi Riau untuk di proses sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan pengawasan dan patroli laut terpadu ini, Bea Cukai menegaskan komitmennya untuk terus melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal dan menjaga kedaulatan ekonomi nasional.

Bea Cukai akan terus memperkuat sinergritas dengan aparat penegak hukum lainnya guna meningkatkan efektivitas pengawasan di wilayah perbatasan laut NKRI.

(Rapael S)

Berita Terkait

Siapkan SDM Tanimbar Hadapi Blok Masela, Mercy Barends Gelar Sosialisasi Empat Pilar
Proyek Rehab Sawah Rp.157 Juta di Anduriang Amburadul, Petani Desak Dinas Pertanian Padang Pariaman Turun Tangan
Kapolsek Palupuh Ajak Masyarakat Kedepankan Musyawarah dan Jaga Kamtibmas
Sebanyak 36 Anggota BPD Antar Waktu Resmi Dilantik Bupati Ricky Jauwerissa
Zilfa Efrizon : Kehadiran KCP Bank Nagari Baso Diharapkan Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat
SMA Negeri 1 Lingga Bayu Gelar Perpisahan dan Pelepasan 135 Siswa Kelas XII Tahun 2026
Darurat Anduriang: 30.000 Jiwa Terisolir, Fraksi Nasdem DPRD Sumbar Mengtuk Nurani Pemprov: Bangun Jembatan Sekarang
MW KAHMI Sumut : Presidium Pilihan Solusi Kolektif Dalam Kebutuhan Kepemimpinan Transisi
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:15

Siapkan SDM Tanimbar Hadapi Blok Masela, Mercy Barends Gelar Sosialisasi Empat Pilar

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:50

Proyek Rehab Sawah Rp.157 Juta di Anduriang Amburadul, Petani Desak Dinas Pertanian Padang Pariaman Turun Tangan

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:25

Kapolsek Palupuh Ajak Masyarakat Kedepankan Musyawarah dan Jaga Kamtibmas

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:34

Sebanyak 36 Anggota BPD Antar Waktu Resmi Dilantik Bupati Ricky Jauwerissa

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:12

Zilfa Efrizon : Kehadiran KCP Bank Nagari Baso Diharapkan Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:14

Darurat Anduriang: 30.000 Jiwa Terisolir, Fraksi Nasdem DPRD Sumbar Mengtuk Nurani Pemprov: Bangun Jembatan Sekarang

Senin, 4 Mei 2026 - 05:20

MW KAHMI Sumut : Presidium Pilihan Solusi Kolektif Dalam Kebutuhan Kepemimpinan Transisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:23

Rapimwil MW KAHMI Sumut: Visi & Misi Tanpa Dialog, Konspirasi Terbongkar Terang-terangan!

Berita Terbaru