450 Anggota TNI / POLRI Ditarik Dari Areal Tambang Emas Gunung Botak

KAB BURU , Namlea, CNN Indonesia.id – Penarikan dan penggantian aparat keamanan di area pertambangan gunung botak Dusun Wamsait Desa Dava Kecamatan Waelata Kab Buru telah dilakukan pada Minggu 14 Desember 2025 pukul 15 : 30 Wit .

Penarikan pasukan tersebut , dihadiri langsung oleh Ketua Satgas Dr.Djalaludin Salampessy , Kapolres Buru AKBP Sulastry Sukidjang , dan Dandim 1506 / Namlea Letkol Inf Herbertus Purwanto .

Keputusan untuk menarik atau mengganti aparat keamanan baik itu personel Polri , TNI , maupun anggota Satpol PP , merupakan rotasi rutin personel dengan tetap mengikuti hukum dan peraturan yang berlaku mengenai pengamanan objek tambang emas gunung botak .

Ada sebanyak 450 personel pengamanan gunung botak terdiri dari anggota TNI / Polri dan Satpol PP yang telah bertugas selama 14 hari akan digantikan oleh personel yang baru dan akan bertugas di areal gunung botak sampae dengan waktu yang telah ditentukan .

” Pergantian tersebut , untuk penyesuaian dalam menjaga delapan pos yang telah ditetapkan di areal Gunung Botak , ” hal ini dijelaskan oleh Ketua Satgas Penertiban Gunung Botak Jalaludin Salampessy di Dusun Wamsait .

Dalam apel pasukan yang digelar , turut dihadiri oleh Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang dan Dandim 1506 / Namlea Letkol Infantri TNI Herbertus Purwanto .

Selain penertiban areal Gunung Botak , hal yang sama akan dilakukan juga di tambang Gogorea , wapsalit dan semua tambang illegal yang ada di Kab Buru sesuai ketentuan yang diatur dalam undang-undang minerba , tegasnya .

Ketua Satgas Dr.Djalaludin Salampessy menjelaskan bahwa , 450 pasukan yang ditarik hari ini akan diganti dengan pasukan gabungan baru yang nantinya menduduki pos – pos yang telah dibangun .

Baca Juga:  Polres Payakumbuh Terjunkan Personil, Bangun Jembatan Darurat Pasca Bencana Alam

” Ternyata banyak jalan tikus yang terdapat di areal gunung botak , makanya dari 5 pos yang telah dibangun ditambah lagi 3 pos sehingga semuanya ada 8 pos .

Penarikan pasukan dari areal gunung botak kata Djalaludin telah dilaporkan ke Pemprov Maluku untuk ditindaklanjuti .

” Penertiban , pengosongan dan penataan Gunung Botak tetap persuasif dan humanis tapi setelah 14 hari dan seterusnya penegakan hukum akan ditegakkan , ” ujarnya .

Aparat keamanan akan mengambil langkah tegas guna menertibkan siapapun yang melakukan aktivitas penambangan diareal gunung botak secara legal , tegas Djalaludin .

Ia menandaskan , sesuai instruksi Presiden bahwa siapapun harus taat dan tertib untuk menjaga sumber daya alam sesuai dengan mekanisme prosedurnya. Dan hari ini kita sudah mulai di Gunung Botak , ungkapnya .

” Mekanisme IPR sudah jalan tempat – tempat lain sementara akan diusahakan sehingga semua potensi sumber daya alam yang ada di Kab Buru dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat , ” tandasnya .

Selain itu ia juga memastikan jika segala aktifitas baik yang mengolah tong , rendaman maupun tromol yang dilakukan secara ilegal tetap akan dilarang .

” Dari awal kami sudah anjurkan kepada seluruh masyarakat taati aturan ikuti prosedur dan semua berada pada posisi legal yakni di area Gunung Botak , ” tandasnya .

Dirinya berharap , kepada koperasi – koperasi untuk membuka diri sehingga masyarakat dapat berpartisipasi melaksanakan aktivitas di areal gunung botak yang telah ditentukan .

(*)

Related Post

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments