Aceh Timur, CNN Indonesia.id-
27 Februari 2026, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi representasi kepedulian negara terhadap gizi generasi muda, justru terseret polemik serius di Desa Beunoet. Aroma limbah menyengat dari area dapur operasional memicu keresahan warga dan membuka dugaan adanya kelalaian dalam pengelolaan sanitasi.
Tim investigasi Badan Advokasi Indonesia (BAI) bersama awak media yang turun langsung ke lokasi mendapati fakta lapangan yang tidak dapat diabaikan. Bau busuk tercium kuat di sekitar area dapur hingga ke badan jalan. Kondisi tersebut memperkuat laporan masyarakat yang sebelumnya mengeluhkan gangguan lingkungan.
Dari hasil penelusuran, sistem pengelolaan limbah terlihat tidak tertata. Fasilitas penampungan sampah memadai tidak ditemukan secara jelas, sementara sisa operasional dapur berpotensi mencemari udara sekitar. Situasi ini memunculkan indikasi bahwa aspek sanitasi belum dikelola sesuai standar kesehatan lingkungan yang semestinya melekat pada operasional dapur penyedia makanan siswa.
Program berbasis gizi anak tidak hanya dituntut memenuhi standar nutrisi, tetapi juga menjamin kebersihan proses produksi. Ketika lingkungan dapur menimbulkan aroma menyengat, publik berhak mempertanyakan integritas tata kelola operasionalnya.
Tim investigasi sempat meminta klarifikasi kepada Ketua PPG di lokasi. Setelah menunggu sekitar 30 menit, pihak terkait menemui tim. Namun kondisi fisik area dapur yang tetap memunculkan bau menyengat menjadi sorotan utama yang belum terjawab secara substansial.
Kritik juga datang dari wali murid penerima manfaat.
“Kami mendukung program ini. Tapi kalau dapurnya seperti ini, kami khawatir terhadap kebersihan makanan anak-anak,” ujar salah seorang wali murid dengan nada kecewa.
Nyakli dari Tim Satgasus BAI menyampaikan bahwa temuan ini tidak boleh dianggap persoalan sepele.
“Jika operasional berjalan sementara sistem pengelolaan limbah belum siap sepenuhnya, ini mengindikasikan adanya kelalaian administratif maupun teknis. Program strategis tidak boleh dijalankan dalam kondisi yang berpotensi mengabaikan standar dasar kesehatan,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, publik menanti langkah korektif yang konkret dari pihak penyelenggara maupun instansi pengawas. Program yang menyasar kepentingan siswa tidak boleh berjalan di bawah bayang-bayang persoalan sanitasi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola dapur MBG belum memberikan penjelasan rinci terkait sistem pengelolaan limbah yang menjadi sorotan. CNN Indonesia.id- membuka ruang hak jawab apabila terdapat klarifikasi lanjutan.
Rasyidin















