Pj Bupati Langkat Luncurkan Program “Bis LIPIN”

- Redaksi

Rabu, 9 Oktober 2024 - 07:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat (Sumut) CNN Indonesia.id – Pj. Bupati Langkat H.M. Faisal Hasrimy AP, M.AP, secara resmi meluncurkan program inovatif Listrik Masuk Sawah dengan sistem Binjai Smart Electric Poin (Bis LIPIN), di Kecamatan Binjai – Langkat, Selasa (8/10/2024). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Langkat dan PLN UP3 Binjai untuk mendorong efisiensi energi di sektor pertanian dan mendukung pengendalian inflasi.

Dalam peluncuran yang diadakan di Kafe Mafezana, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Faisal Hasrimy menyampaikan apresiasinya kepada PLN UP3 Binjai atas kerjasama yang luar biasa. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Langkat, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT PLN Persero UP3 Binjai. Sinergi ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi para petani Langkat,” ujarnya.

Hadirnya Bis LIPIN dinilai sebagai solusi yang ditunggu-tunggu oleh petani di Langkat. Melalui program ini, para petani dapat memanfaatkan listrik dengan biaya lebih terjangkau untuk menggerakkan pompa air dan peralatan pertanian lainnya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi serta memperkuat sektor pertanian sebagai upaya pengendalian inflasi di daerah.

“Keberlanjutan program ini sangat diharapkan, agar dapat diperluas ke wilayah-wilayah lainnya di Kabupaten Langkat. Dengan demikian, sektor-sektor vital di daerah kita bisa semakin kuat,” tambah Faisal Hasrimy.

Program Bis LIPIN sendiri merupakan langkah terintegrasi yang mendukung pembangunan sektor pertanian berkelanjutan sekaligus meningkatkan ketahanan pangan Kabupaten Langkat. “Dengan adanya program ini, Langkat dapat menjadi contoh daerah lain dalam inovasi teknologi yang mendukung pengendalian inflasi dan peningkatan produksi pertanian,” lanjut Faisal.

Baca Juga:  Gaji dari Rakyat, Gaya Bak Raja: Aktivis Kritik Pejabat dalam Penanganan Banjir Aceh Timur

General Manager PLN UP3 Binjai, Darwin Simanjuntak, menjelaskan bahwa Bis LIPIN merupakan inovasi terbaru untuk memudahkan akses listrik di sektor pertanian dengan sistem pembayaran yang fleksibel. “Program ini memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dan petani untuk mendapatkan akses listrik secara praktis. Mereka hanya perlu mengisi token listrik, yang juga mencegah pencurian arus,” ungkap Darwin.

Ia menambahkan bahwa Bis LIPIN diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian di Kabupaten Langkat, mengurangi ketergantungan pada biaya tinggi, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat, termasuk di sektor tambak udang.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula beberapa tokoh penting di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan H. Sukhyar Mulyamin, S.Sos, M.Si, perwakilan Kadis Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provsu, Ahmad Fauzan, SP, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Langkat, Hendrik Tarigan, S.Pt., M.M.A., Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Langkat Indri Nugraheni, SE, MM, Akt, Para petani dari kelompok tani Karya Tani, Setia Tani, dan Abadi, yang menjadi penerima manfaat program ini, turut menyampaikan antusiasme mereka terhadap peluncuran Bis LIPIN.

Dengan implementasi program Listrik Masuk Sawah ini, Langkat diharapkan dapat terus melaju menjadi kabupaten yang inovatif dan sejahtera di sektor pertanian, sekaligus memperkuat upaya pengendalian inflasi melalui kolaborasi strategis dan pemanfaatan teknologi modern.
(Ms.Lim)

Berita Terkait

Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot
Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia
Mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon di Vonis Dua Tahun Penjara Korupsi Tanimbar Energi
Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima
Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru di RSUD Tarutung
30.000 Warga Anduriang Kayu Tanam Menunggu Jembatan  Bailey Yang Tak Kuniung Dibangun
PETI Menggila, Sungai Keruh, Wartawan Diintimidasi: Warga Madina Pertanyakan Negara, Oknum TNI A. Lubis Diminta Diproses Hukum
Bunda Endarmy Menyuarakan Aspirasi Masyarakat: Jembatan Bailey Anduriang Kayu Tanam di Ruang Paripurna DPRD Sumbar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:23

Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:43

Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:03

Mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon di Vonis Dua Tahun Penjara Korupsi Tanimbar Energi

Kamis, 30 April 2026 - 23:21

Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima

Kamis, 30 April 2026 - 14:10

Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru di RSUD Tarutung

Kamis, 30 April 2026 - 09:58

PETI Menggila, Sungai Keruh, Wartawan Diintimidasi: Warga Madina Pertanyakan Negara, Oknum TNI A. Lubis Diminta Diproses Hukum

Kamis, 30 April 2026 - 05:46

Bunda Endarmy Menyuarakan Aspirasi Masyarakat: Jembatan Bailey Anduriang Kayu Tanam di Ruang Paripurna DPRD Sumbar

Kamis, 30 April 2026 - 02:55

Putra Batang Natal Angkat Suara: H. Syahrir Nasution Apresiasi Desakan Percepatan Perbaikan Jalan Provinsi

Berita Terbaru