Dompu, NTB, CNN Indonesia.id – Tepat hari Kamis Malam (17/10/24) sekira pukul 20.35 Wita di jalan lintas Sumbawa-Bima tepatnya di wilayah Desa Banggo Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu warga Desa Banggo spontan memblokir jalan.
Aksi penutupan jalan raya tersebut mengakibatkan arus lalu lintas dari Dompu menuju Sumbawa dan sebaliknya lumpuh total.
“Anterian kendaraan malam itu hingga kiloan meter, mengingat jalur tersebut tak ada lagi jalan alternatif lain,”
Salah satu pasangan pengguna kendaraan yang berasal dari luar Daerah yang sudah lama tertahan di tempat itu tak bisa berbuat banyak alias pasrah, namun ia berharap agar jalan ini secepatnya di buka kembali.
“kami dari tadi sudah lama terkurung di sini karena jalan raya sudah di tutup oleh warga pada hal kami harus cepat sampai di Sumbawa karena menjenguk keluarga yang lagi sakit,” paparnya dengan kesal dan cemas.
Senada juga di keluhkan Evi salah satu penumpang bus malam, dari tadi kami sudah tertahan di sini, teganya warga menutup jalan pada hal jalan raya ini adalah milik umum dan kalaupun ada masalah kenapa harus jalan ini di blokade, sungguh kami sangat tidak terima dengan cara-cara seperti ini, selain merugikan masyarakat setempat dan jauh lebih tidak baik bagi kepentingan orang banyak, cetusnya dengan nada heran.
Untuk itu ia berharap kepada pemerintah melalui aparat Kepolisian agar bertindak tegas dan tak kompromi kepada warga yang kerap menutup jalan, apabila hal ini di biarkan maka ke depan akan semakin menjadi-jadi. Untuk itu kami mewakili masyarakat yang lain sangat mendukung 100 porsen kepada aparat terkait untuk bertindak tegas dan jangan takut untuk memproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, pintanya.
Terkait hal ini Kapolres Dompu AKBP Zulkarnain SIK ketika di hubungi awak media sangat merespon cepat dan tampa kompromi sedikitpun untuk mengambil tindakan yang tegas terhadap kelompok/elemen masyarakat yang melakukan aksi penutupan jalan.
“No Kompromi bagi siapapun yang coba-coba menutup jalan dan pastikan saya akan menindak tegas,” terang Zulkarnain.
Kemudian melalui media ini pula ia menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat Dompu untuk tanggalkan aksi penutupan jalan karena jalan raya merupakan sarana angkutan darat yang strategis dan vital dalam memperlancar segala aktivitas/mobilitas kehidupan masyarakat luas bukan untuk kepentingan segelintir orang, untuk itu ia mengajak kepada masyarakat untuk ber sama- sama menjaga dan memeliharanya dengan baik serta kita tinggalkan kebiasaan buruk tersebut karena cara-cara seperti itu dapat merugikan orang banyak dan melanggar hukum, tandasnya.
Tak selang berapa lama setelah mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya aktivitas penutupan jalan di Desa Banggo Kapolres Dompu langsung terjun ke lapangan bersama jajaran untuk membuka jalan tersebut dan arus lalu lintas sudah kembali normal dan aman. Dan masalah yang terjadi sebagaimana tuntutan masyarakat Banggo akan segera di tangani secara serius dan cepat sesuai prosudur hukum yang berlaku, serta ia ingatkan lagi agar jalan jangan di tutup lagi, ketika ada masalah segera laporkan ke pihak Kepolisian terdekat dan jangan bermain hakim sendiri agar semuanya di selesaikan secara tuntas, pungkas Kapolres Dompu. Jurnalis, Rdw/ddo.
















