Ketua FKUB Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Kampung Diskusi Jangan Mau di Kambing Hitamkan

- Redaksi

Senin, 9 Desember 2024 - 13:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegunungan Bintang, CNN Indonesia.id
Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat
Beragama) Anselmus Taplo, S.Th., M.Pd
Kabupaten Pegunungan Bintang,
mengatakan bahwa pihaknya saat ini sangat membutuhkan kehadiran peran Apkam TNI dan Polri di wilayahnya, untuk pembangunan fasilitas jalan raya di daerah tersebut. “Kehadiran Apkam di daerah sini bukan untuk mengancam keamanan dan mengusik warga disini, Apkam akan banyak membantu kita disini,” kata Anselmus Taplo, S.Th., M.Pd di Kampung Oksob, Kabupaten Pegunugan Bintang pada Senin (9/12/2024).

Menurut Anselmus, saat berdiskusi dengan masyarakat di Kampung Mimin meminta
agar Apkam berada di wilayah tersebut untuk membantu mengamankan pembangunan fasilitas jalan raya. “Karena jalan disini sangat rusak sehingga pasokan logistik ke kampung sini sangat sulit, kita akan selalu merasakan kesulitan dalam mendapatkan logistik disini,” ujarnya.

Dalam video yang beredar bahwa Sebby Sambom selaku Juru Bicara TPNPB-OPM mengatakan bahwa kehadiran Apkam di Kampung Oskob akan mengancam keamanan masyarakat disekitar dan akan membakar serta merusak rumah ibadah yang berada di Kampung Oskob.Namun video tersebut dibantah langsung oleh Anselmus Taplo selaku Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama).

Dia menjelaskan bahwa, umat tuhan harus bisa menerima dengan kedatangan Apkam ke wilayah setempat, jangan mau di adu domba dengan video yang belum jelas
kebenarannya, pemerintah pusat sudah memikirkan hal ini (kedatagan Apkam) meraka bukan untuk mengusik masyarakat di Kampung Oksob namun mereka akan menjaga masyarakat disini agar dapat beraktifitas kembali seperti biasa.

“Kita Laporkan kepada pimpinan yang berada disini dan pemimpin yang berada di pusat sudah memikirkan perihal permasalahan di Kampung Oksob, jika semua saling mendukung maka pembangunan akan semakin cepat dikerjakan”, ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Karo Hadiri Pelantikan DPD Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Masa Bakti 2024-2029

Dia menambahkan, video yang beredar itu tidak membenarkan bahwa Apkam akan merusak rumah ibadah dan mengganggu keamanan masyarakat, Apkam akan menjaga masyarakat di Kampung Oksob ini agar bisa beribadah dengan tenang tanpa adanya gangguan dari pihak lain dan dapat memiliki fasilitas jalan raya yang memadai untuk digunakan sehari-hari. “Saya tidak mau ada yang mengkambing hitamkan warga disini, sekarang jaman sudah modern sehingga kita menjadi salah satu korban dari informasi tersebut”. Ujarnya.

Menurut Anselmus, meminta kepada para masyarakatnya jangan menjadi “intel” atau
mata-mata untuk pihak lain, karena semua merupakan saudara, apabila ada yang
memberikan informasi keluar berarti dia secara tidak langsung akan membunuh
saudaranya sendiri dan tidak mau wilayahnya maju dan memiliki fasilitas yang bisamenunjang untuk kehidupan sehari-hari. “Apabila ada yang menganggu keamanan di sekitar sini laporkan kepada Apkam, meraka akan membantu kita disini” katanya.

“Saya selaku tokoh agama mengharapkan kepada masyarakat yang hadir disini, kita saling bahu membahu dalam mendukung pembangunan fasilitas disini demi kepentingan masyarakat di kampung ini di masa depan” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut turut dihadiri Ketua FKUB Kabupaten Pegunungan Bintang
(Anselmus Taplo, S.TH., M.Pd), Kepala Kampung (Oksob Irwan Kaladana), Plt. Kadis perkebunan Kab. Pegunungan Bintang (Anton Kaladana), Kepala Distrik Oksob, Sekretaris DPRD Pegunungan Bintang, Tokoh Pemuda Pegunungan Bintang (Andreas Tapyor), Sekertaris Dewan (Esau Kaladana), Kadistrik Oskob (Andrius Kasipmabin), Pihak Mediasi dari Koops Habema TNI, serta para masyarakat Kampung Oskob Kab. Pegunungan Bintang.

Berita Terkait

Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan
Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot
Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia
Mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon di Vonis Dua Tahun Penjara Korupsi Tanimbar Energi
Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima
Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru di RSUD Tarutung
30.000 Warga Anduriang Kayu Tanam Menunggu Jembatan  Bailey Yang Tak Kuniung Dibangun
PETI Menggila, Sungai Keruh, Wartawan Diintimidasi: Warga Madina Pertanyakan Negara, Oknum TNI A. Lubis Diminta Diproses Hukum
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:30

Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:23

Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:43

Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:03

Mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon di Vonis Dua Tahun Penjara Korupsi Tanimbar Energi

Kamis, 30 April 2026 - 23:21

Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima

Kamis, 30 April 2026 - 13:06

30.000 Warga Anduriang Kayu Tanam Menunggu Jembatan  Bailey Yang Tak Kuniung Dibangun

Kamis, 30 April 2026 - 09:58

PETI Menggila, Sungai Keruh, Wartawan Diintimidasi: Warga Madina Pertanyakan Negara, Oknum TNI A. Lubis Diminta Diproses Hukum

Kamis, 30 April 2026 - 05:46

Bunda Endarmy Menyuarakan Aspirasi Masyarakat: Jembatan Bailey Anduriang Kayu Tanam di Ruang Paripurna DPRD Sumbar

Berita Terbaru