Bukittinggi, CNN Indonesia.id – Fenomena kuliner menjadi sebuah realita kalau segala cara untuk menghidupi dan menikmati sajian selera sudah menjadi khas di Bukittinggi.
Pasar kuliner yang bisa dinikmati disegala penjuru Kota Bukittinggi membuktikan bahwa Kota Wisata ini telah bisa menjadi tujuan untuk sensasi selera makan atau minum bagi pengunjung dan sangat membawa pengaruh kepada warga Bukittinggi. Tidak saja ikut menikmati tapi bisa menjadi pilihan berusaha.
Misalkan saja Ibu Ike yang berjualan di depan kampus UNP atau pinggiran jalan dengan menggunakan tenda sudah berlangsung lebih dari 10 tahum ternyata mampu menjadi usaha kecil yang bisa membiayai 2 anak yatim mereka.
“Saya sudah lebih 10 tahun berusaha dan dulu belum banyak teman-teman seprofesi yang berjualan di sepanjang jalan UNP.
Sekarang sudah ramai dan banyak.jenis kuliner yang disajikan.”
Ungkapan Ibu Ike ini benar apa adanya dan sejak dikembangkannnya Universitas Negeri Padang (UNP) dengan tambahan fakuktas kedokteran menjadikan kawasan ini makin ramai.
Salah satu universitas negeri kebanggaan Sumatera Barat yang masyarakat menyebutnya dengan UNP Belakang Balok mempunyai fakultas pendidikan dan psikologi yang sudah lama disamping fakultas kedokteran.
Saat ini UNP mempunyai aula yang membuat pandangan di Jl Batang Masang ini makin ramai terutama dimasa perkuliahan. Ditambah bila ada aktivitas acara di aula UNP akan membuat suasana lalu lalang orang bertambah.
Sepanjang jalan UNP Belakang Balok atau lebih dikenal Jalan Batang Masang Belakang Balok Bukittinggi telah menjadi kawasan kuliner baru sejalan dengan perkembangan kawasan ini.
Tampak sajian makanan dan minuman cukup banyak. Tidak saja mahasiswa yang menjadi pelanggan tapi juga masyarakat sekitar serta karyawan yang banyak bejerja di Belakang Balok
Mulai sejak pagi hingga sore dan bahkan lepas Maghrib kawasan ini ramai seperti pasar Pabukoan tahunan. Sehingga suasananya menjadi daya bagi pencari makanan atau minuman yang menjatuhkan pilihan ke Jalan UNP ini.
“Kami menikmatinya dan jadi lokasi pilihan baru untuk selera.” Ujar salah seorang pengunjung yang baru saja turun dari mobil yang tidak jauh di parkir di area kuliner.
Suasana langsung ke lokasi dengan lepas membeli dengan harga terjangkau bagi penikmat kuliner adalah cara tersendiri berkuliner. Lokasi yang tidak rumit telah menjadikan tujuan para foodie. Semoga saja lokasi ini bisa selalu tertib dan tidak ada premanisme serta membantu ekonomi rakyat.
(UM)
















