Parenting : Maraknya Kenakalan Remaja, Keluarga Tempat Pendidikan Utama

- Redaksi

Minggu, 16 Maret 2025 - 02:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CNN Indonesia.id
Akhir akhir ini banyak kita melihat perilaku menyimpang terhadap generasi muda, sepertinya etika dalam lingkungan mayarakat seakan akan sudah tidak berlaku adap dan ilmu tidak berada dalam norma norma kehidupan sehari hari, budaya sopan santun sudah mulai di tinggalkan.

Peradaban sosial sudah memasuki fase yang yang kritis, seiring perkembangan dengan cangihnya tekhnologi sehingga semua dirasakan dan di lakasanakan secara singkat walaupun sedikit tidak tepat, hal ini membuat manusia modern bergantung kepada tekhnologi termasuk dalam mendidik.

Fase peradaban sepertinya juga banyak di manfaatkan oleh orang tua untuk melakukan pembiaran sehingga generasi gen z semena mena terhadap lingkungan serta mulai meninggalkan kultur dan adat leluhur, sehingga tidak ada batasan dalam menjalin silaturrahmi antara keluarga, lingkungan dan dunia pendidikan.

Terutama orang tua yang sibuk serta banyak ikut arus modernisasi, terlebih pengunaan media sosial sehingga lepas kontrol terhadap tanggung jawab bagaimana cara mendidik generasi yang mandiri dan generasi perintis.

Tugas yang paling berat dalam kehidupan sehari hari bukanlah mencari uang tetapi mendidik anak, karena harus ada komitmen dan konsekuensi antara ayah dan ibu, kesepakan sebelum menentukan keputusan yanng tepat.

Tentu kita sangat memahami proses perkembangan anak, meliputi Kognitif, Motorik, Fisik, Bahasa, Psikoseksual, Sosial emosional, Moral mereka.

Kenapa orang tua zaman now cenderung di katakan tidak mampu, karena sayang ke anak yang berkelebihan, terlalu menuruti kehendak anak tanpa melihat dan mengukur kemampuan ekonomi dan finansial, seperti membelikan HP dan motor atau benda berharga lainnya walaupun yang menjadi sasaran adalah reintenir, ngutang dulu yang penting anak bahagia

Baca Juga:  Warga Puhun Tembok Berikan Dukungan Penuh Kepada Paslon No.3 H.Erman Safar.SH Dan Heldo Aura

Bahkan orang tua cenderung ikut terbawa arus masuk kedalam modernisasi tekhnologi seperti maraknya kontent media sosial, joget joget dan lain sebagainya seakan akan sudah merasa dirinya paling bahagia,  dengan melupakan tanggung jawab atas perkembangan anak anaknya juga seakan akan dia sudah merasa orang paling kaya.

Nanti kalau mati di tanya malaikat, Siapa Tuhanmu, dia jawab Tiktok, Apa agamamu di jawab Facebok, kemana kiblatmu dijawab instagram, mana ada orang yang hidupnya kekal di dunia, semua pasti punah, untuk itu jangan kita sia siakan kesempatan dalam mendidik generasi muda dengan kasih sayang.

Sebelum terciptannya alat komunikasi dan peralatan modern lainnya orang tua zaman dahulu selalu mendidik dengan keras hal tersebut bertujuan untuk pembentukan karakter, bahkan dari hal kecil seperti shalat berjamaah dan makan bersama di satu meja makan bersama keluarga, disinilah pendidikan keluarga di mulai.

Jangan biarkan generasi kita menjadi sampah di tengah tengah masyarakat, walaupun dari keluarga terpandang, tugas dan tanggung jawab kita bersama terutama keluarga mengembalikan adab dan ilmu yang seharusnya mereka dapatkan.

(Basa)

 

 

 

Berita Terkait

Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan
Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot
Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia
Mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon di Vonis Dua Tahun Penjara Korupsi Tanimbar Energi
Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima
Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru di RSUD Tarutung
30.000 Warga Anduriang Kayu Tanam Menunggu Jembatan  Bailey Yang Tak Kuniung Dibangun
PETI Menggila, Sungai Keruh, Wartawan Diintimidasi: Warga Madina Pertanyakan Negara, Oknum TNI A. Lubis Diminta Diproses Hukum
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:30

Upacara Hardiknas 2026 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat, Korwil Sampaikan Amanat Menteri Pendidikan

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:23

Merajalelanya PETI Di Mandailing Natal Tak Lepas Dari Dugaan Backing Aparat: TNI & POLISI Disorot

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:43

Sentuhan Kemanusiaan di Huta Raja: Kapolsek Lingga Bayu Hadirkan Harapan bagi Lansia

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:03

Mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon di Vonis Dua Tahun Penjara Korupsi Tanimbar Energi

Kamis, 30 April 2026 - 23:21

Puskesmas Pedamaran Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Pelayanan Kesehatan Prima

Kamis, 30 April 2026 - 13:06

30.000 Warga Anduriang Kayu Tanam Menunggu Jembatan  Bailey Yang Tak Kuniung Dibangun

Kamis, 30 April 2026 - 09:58

PETI Menggila, Sungai Keruh, Wartawan Diintimidasi: Warga Madina Pertanyakan Negara, Oknum TNI A. Lubis Diminta Diproses Hukum

Kamis, 30 April 2026 - 05:46

Bunda Endarmy Menyuarakan Aspirasi Masyarakat: Jembatan Bailey Anduriang Kayu Tanam di Ruang Paripurna DPRD Sumbar

Berita Terbaru